KUDUS, Kaifanews — Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat kembali menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang menyasar kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa di Kabupaten Kudus.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan global dan derasnya arus informasi digital.

Ratusan mahasiswa dari Universitas Muria Kudus (UMK) dan Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) mengikuti kegiatan yang digelar di Joglo Ahwan Kudus, Jawa Tengah.

Ratusan peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi yang menekankan pentingnya penguatan ideologi bangsa bagi generasi penerus.

Dalam sambutannya melalui virtual, Lestari Moerdijat mengajak para mahasiswa untuk tidak hanya memahami konsep Empat Pilar Kebangsaan, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua DPD Partai NasDem Kudus yang juga anggota DPRD Jawa Tengah, Akhwan yang turut hadir secara langsung menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Mahasiswa harus memiliki pemahaman yang kuat tentang bagaimana mempertahankan NKRI, mencintai Pancasila, serta menjaga semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya pada Sabtu (14/3/2026).

Menurutnya, penguatan nilai kebangsaan menjadi sangat penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang berpotensi memecah belah persatuan, terutama di era media sosial yang berkembang sangat pesat.

“Generasi muda harus memiliki daya tahan ideologi agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang bisa memecah persatuan bangsa,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa, baik melalui aktivitas akademik maupun melalui peran aktif di masyarakat.

Suasana kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar MPR RI di Joglo Akhwan Kudus. Foto: Ihza Fajar/Kaifanews

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para penerus bangsa di Kudus dapat menjadi bagian dari garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa serta memperkuat nilai kebangsaan, tidak hanya dalam kehidupan nyata tetapi juga di ruang digital.

“Mahasiswa harus bisa menjadi agen perekat bangsa yang mampu menjaga persatuan dan memberikan kontribusi positif, baik di dunia nyata maupun di ruang digital,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang besar dengan keberagaman suku, agama, dan budaya, sehingga semangat persatuan harus terus dijaga.

“Indonesia ini bangsa besar dengan keberagaman. Karena itu kita harus tetap berpegang pada prinsip berbeda-beda tetapi tetap satu, sesuai semangat Bhinneka Tunggal Ika,” tandasnya. (*)