KUDUS, Kaifanews — Ribuan jamaah menghadiri Pengajian Akbar se-Karesidenan Pati dalam rangka Milad ke-109 ‘Aisyiyah yang digelar di Pendapa Kabupaten Kudus, Minggu 31 Mei 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hadir dalam acara tersebut Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endhah Sam’ani Intakoris, jajaran pengurus Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, serta tamu undangan dari berbagai daerah di wilayah eks Karesidenan Pati.

Dalam sambutannya, Sam’ani mengajak Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kudus dan TP PKK dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, sinergi yang telah terjalin selama ini memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas keluarga.

“Kami berharap kolaborasi antara Pemkab Kudus, TP PKK, dan ‘Aisyiyah terus diperkuat untuk mendukung percepatan penurunan stunting, peningkatan kesehatan keluarga, serta pengembangan ekonomi kreatif masyarakat,” ujarnya.

Sam’ani menilai peran perempuan sangat penting dalam membangun generasi yang sehat, mandiri, dan berdaya saing. Karena itu, organisasi perempuan seperti ‘Aisyiyah dinilai memiliki kontribusi besar dalam mendukung pembangunan daerah.

“Semoga dengan kegiatan seperti ini menjadi momentum memperkuat peran organisasi perempuan Muhammadiyah dalam pembangunan masyarakat,” jelasnya.

Dari Kesehatan hingga Ekonomi, Bupati Kudus Titip Harapan Besar kepada ‘Aisyiyah
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endhah Sam’ani Intakoris menghadiri Pengajian Akbar se-Karesidenan Pati dalam rangka Milad ke-109 ‘Aisyiyah di Pendapa Kabupaten Kudus, Minggu 31 Mei 2026. Foto: Ihza Fajar/Kaifanews

Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Lintal Muna, menyampaikan bahwa usia 109 tahun menjadi bukti konsistensi dan ketangguhan dalam menjalankan gerakan dakwah dan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, organisasi yang lahir pada 1917 tersebut tidak hanya berkembang di Indonesia, tetapi juga telah hadir dan memberikan manfaat di berbagai negara.

“Dalam Milad ke-109 ini, kami kembali meneguhkan komitmen sebagai gerakan perempuan berkemajuan yang memperkokoh dakwah kemanusiaan dan mewujudkan perdamaian,” paparnya.

Melalui momentum Milad, diharapkan dapat terus memperluas kontribusi dan manfaatnya bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran perempuan dalam mewujudkan kehidupan yang lebih maju, sehat, dan sejahtera.

“‘Aisyiyah harus terus hadir menjawab tantangan zaman dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat serta bangsa,” paparnya. (*)