KUDUS, Kaifanews — Ketegangan terasa sejak anak panah pertama dilepaskan di partai final MilkLife Archery Challenge Seri 1 2026 yang berlangsung di Supersoccer Arena Rendeng. Sorak penonton seakan tertahan, berganti hening setiap kali para finalis menarik busur dan membidik target.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Persaingan di babak puncak berlangsung sengit. Selisih poin yang tipis membuat setiap bidikan menjadi krusial. Satu anak panah saja bisa menjadi penentu, apakah meleset tipis atau tepat di tengah sasaran.

Di kategori PVC U-10 Putri, duel mempertemukan Anindhita Keysia Sukmawardhana dari MI NU Banat Kudus melawan Alesha Makaila Kheiran dari SD Al Islam Pengkol. Dengan ketenangan yang mencolok, Keysa tampil dominan dan menuntaskan laga dalam tiga seri langsung dengan skor meyakinkan 6-0 (78-64).

Sementara itu, laga PVC U-10 Putra menghadirkan drama tersendiri. Louis Kafabillah Hasan dari SDUT Bumi Kartini Jepara harus melalui empat seri untuk memastikan kemenangan atas Ahmad Sholahuddin Yusuf Al Ayy dari MIM Al Tanbih. Sempat berlangsung ketat, momentum berbalik di seri terakhir saat satu bidikan Ahmad melebar dari target. Louis memanfaatkannya dengan sempurna untuk mengunci kemenangan 6-2 (100-93).

Di kategori PVC U-13 Putri, Annahiza Qiana Syakira dari SD Islam Terpadu Al Ihsan menunjukkan mental baja. Sempat tertinggal di awal, ia bangkit dan membalikkan keadaan dengan memenangkan tiga seri berikutnya, menutup laga dengan skor 6-2 (111-109) atas Aura Nagita Anggraeni dari SD Negeri Sanetan.

Sedangkan di PVC U-13 Putra, Ahmad Umar Al Fatih dari MIM Al Tanbih tampil hampir tanpa cela. Konsistensinya dalam meraih poin tinggi di setiap seri membuatnya unggul atas Muhammad Rajib Mahasin dari MIN Kudus dengan skor 7-1 (118-109).

Kesabaran dan fokus menjadi kunci bagi Fatih, yang kini semakin menegaskan dominasinya. Setelah sempat menjadi runner-up pada seri awal 2025 dan meraih emas di seri berikutnya, ia kembali mempertahankan gelar juara.

“Tahun ini lawannya luar biasa, semua pemainnya andal. Tapi di final aku tetap tenang dan sabar, jadi bisa dapat poin tinggi. Aku ingin terus jadi juara, jadi latihan teknik dan mental itu penting,” ujarnya pada Sabtu 2 Mei 2026.

Di kategori Nasional U-10 Putri, Latisya Innara Surya Putri dari SD Negeri 7 Wonogiri tampil impresif saat menghadapi Azka Aulia Nurinnajwa dari SD Islam Al Furqon. Dengan performa nyaris sempurna di dua seri awal, Latisya menutup pertandingan dengan kemenangan telak 6-0 (89-79).

“Tadi sebelum bertanding, pelatih berpesan supaya tetap rileks dan tenang. Itu yang bikin aku lebih fokus. Ini pertama kali masuk final, jadi senang sekali bisa bawa pulang emas,” ucap Latisya.

Perjalanan Latisya menuju podium bukan tanpa rintangan. Pada ajang sebelumnya, ia belum mampu melangkah jauh. Namun kegagalan itu justru menjadi titik balik untuk terus berlatih dan memperbaiki diri.

Sang ayah sekaligus pelatih, Eko Suryadi, memilih pendekatan yang tidak terburu-buru dalam membina putrinya. Baginya, rasa cinta terhadap olahraga menjadi fondasi utama sebelum berbicara soal prestasi.

“Saya tidak langsung menuntut hasil. Yang penting dia menikmati dulu prosesnya. Kalau sudah suka, baru kita arahkan ke teknik, disiplin, dan mental bertanding. Anak yang latihan dengan hati senang biasanya lebih tenang di lapangan, dan itu terlihat dari penampilannya hari ini,” jelasnya.

Atmosfer final yang penuh tekanan justru menjadi panggung bagi para pemanah muda untuk menunjukkan karakter. Bukan hanya soal akurasi, tetapi juga ketenangan, keberanian, dan kemampuan mengendalikan diri di momen-momen krusial.

“Di level ini, bukan cuma teknik yang diuji, tapi juga mental. Siapa yang paling siap, dia yang akan keluar sebagai juara,” tandasnya. (*)

Betul, tadi belum dimasukkan. Ini daftar pemenang lengkapnya di bagian akhir berita:

Dari Tertinggal hingga Juara, Cerita Heroik Pemanah Muda di Kudus
Atlet Peraih Gold Medal di kategori Nasional U-10 Putri – Latisya Innara Surya Putri – SD Negeri 7 Wonogiri. Dok: MilkLife Archery Challenge Seri 1 2026

Daftar Pemenang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1

A. Nasional U-15 Putri

  1. Gold – Nadia Salsabila – SMP Islam Diponegoro Surakarta
  2. Silver – Putri Gaby Denillo Julianto – SMP Negeri 1 Kebumen

B. Nasional U-15 Putra

  1. Gold – Fathir Athailla Afandi – SMP Insan Gemilang
  2. Silver – Althaf Rafi Syarif – SMP Muhammadiyah Plus Salatiga

C. Nasional U-13 Putri

  1. Gold – Aisyah Aulia Syifaunnisa – MIN 2 Wonogiri
  2. Silver – Naura Ulya Nur Asriati – MIN 2 Sukoharjo

D. Nasional U-13 Putra

  1. Gold – Judistira Putra Wiarta – SD Umar Bin Khatab Juwana
  2. Silver – Array Adhyasta Pranaja – SD Negeri Pati Kidul 01

E. Nasional U-10 Putri

  1. Gold – Latisya Innara Surya Putri – SD Negeri 7 Wonogiri
  2. Silver – Azka Aulia Nurinnajwa – SD Islam Al Furqon

F. Nasional U-10 Putra

  1. Gold – Ardifa Oceano Mahasin – SD Muhammadiyah 02 Bendan
  2. Silver – Nurulli Hidayatulloh – SD Umar Bin Khatab Juwana

G. PVC U-13 Putri

  1. Gold – Annahiza Qiana Syakira – SD Islam Terpadu Al Ihsan
  2. Silver – Naura Ulya Nur Asriati – MIN 2 Sukoharjo

H. PVC U-13 Putra

  1. Gold – Ahmad Umar Al Fatih – MIM Al Tanbih
  2. Silver – Muhammad Rajib Mahasin – MIN Kudus

I. PVC U-10 Putri

  1. Gold – Anindhita Keysia Sukmawardhana – MI NU Banat Kudus
  2. Silver – Alesha Makaila Kheiran – SD Al Islam Pengkol

J. PVC U-10 Putra

  1. Gold – Louis Kafabillah Hasan – SDUT Bumi Kartini Jepara
  2. Silver – Ahmad Sholahuddin Yusuf Al Ayy – MIM Al Tanbih

(*)