KUDUS, Kaifanews — Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Kudus bergerak memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris turun langsung memantau kondisi harga dan stok bahan pokok di sejumlah pusat perdagangan, termasuk Ada Swalayan Kudus pada Senin 25 Mei 2026 sore.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kunjungan tersebut dilakukan setelah sebelumnya Bupati memantau aktivitas perdagangan di Pasar Djarum Pengkol dan Pasar Krempyeng Djarum Gribig. Langkah itu dilakukan untuk memastikan pasokan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dan harga tidak mengalami lonjakan menjelang Iduladha.

Di sela pemantauan, Sam’ani meninjau langsung sejumlah rak kebutuhan pokok dan berdialog dengan pengelola swalayan terkait perkembangan harga maupun distribusi barang. Dari hasil pantauan, sebagian besar kebutuhan pokok dinilai masih dalam kondisi stabil.

“Alhamdulillah stok barang cukup dan masih aman. Memang ada beberapa produk kemasan yang mengalami kenaikan harga, tetapi masih dalam batas yang terkendali,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan daya beli masyarakat Kudus masih cukup baik. Sejumlah komoditas utama juga masih berada pada harga yang relatif stabil sehingga aktivitas ekonomi masyarakat menjelang Iduladha diperkirakan tetap berjalan lancar.

Pemkab Kudus, lanjut Sam’ani, terus melakukan koordinasi dengan Dinas Perdagangan serta pengelola pasar maupun swalayan guna menjaga kelancaran distribusi barang.

“Kami ingin memastikan masyarakat merasa tenang karena stok tersedia dan harga tetap terjaga,” katanya.

Ia mengakui kondisi ekonomi global turut memengaruhi harga sejumlah barang, termasuk dampak kenaikan nilai tukar dolar. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Kudus optimistis kondisi pasar di daerah masih terkendali.

“Koordinasi terus kami lakukan supaya stok tetap tersedia dan harga tidak naik terlalu tinggi. Harapannya daya beli masyarakat tetap terjaga sampai Iduladha nanti,” tandasnya. (*)