KUDUS, Kaifanews — Harga minyak goreng di wilayah Kudus terpantau terus mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dikeluhkan warga serta para pelaku usaha kecil yang bergantung pada bahan pokok tersebut untuk aktivitas sehari-hari.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berdasarkan pantauan Kaifanews di sejumlah pasar tradisional di Kudus, Senin 27 April 2026, harga minyak goreng kemasan maupun curah menunjukkan tren naik secara bertahap. Lonjakan terlihat di hampir seluruh merek yang dijual pedagang. Kenaikan ini membuat sebagian masyarakat harus mengatur ulang pengeluaran rumah tangga, bahkan mengurangi konsumsi minyak goreng.

Siti Qomariyah Salah satu pedagang di pasar Bitingan mengungkapkan bahwa kenaikan harga terjadi sejak beberapa pekan terakhir. Minyak Goreng Sunco kemasan 2 liter yang tadinya 41 ribu sekarang bisa tembus 47ribu.

Minyak goreng merek Rizki juga mengalami kenaikan yang cukup tajam, menjadi Rp21.000 per liter dari sebelumnya Rp17.000 per liter. Minyak merk lainnya dengan kemasan 1 liter juga sama mengalami kenaikan yang signifikan, yang tadinya 16-18 kini bisa mencapai 21-24 ribu per liter.

“Harga dari distributor naik, jadi kami juga menyesuaikan. Pembeli sekarang banyak yang mengeluh karena harganya semakin mahal,” ujarnya.

Sejumlah warga berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga. Pasalnya, minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang tidak bisa dipisahkan dari aktivitas memasak sehari-hari.

Tidak hanya masyarakat umum, pelaku usaha mikro seperti penjual gorengan dan warung makan juga turut terdampak. Mereka mengaku terpaksa menaikkan harga jual atau mengurangi porsi demi menekan biaya operasional.

“Kalau tidak disiasati, keuntungan bisa habis hanya untuk beli minyak goreng,” kata Aep seorang penjual gorengan di jalan HM Subchan.

Menurut data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP kemendag) Kenaikan harga minyak goreng dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari distribusi hingga fluktuasi harga bahan baku di tingkat nasional maupun global.

Harga Minyak Goreng

Lonjakan harga terjadi secara merata pada kategori kemasan premium maupun merek ekonomis di tingkat pedagang eceran.

Merek Minyak GorengHarga Lama (Rp)Harga Baru (Rp)Kenaikan
Sunco (2 Liter)41.00047.000Rp6.000
Rizki (1 Liter)17.00021.000Rp4.000
Kemasan Lain (1 Liter)16.000 – 18.00021.000 – 24.000Rp5.000 – Rp6.000

Pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan pemantauan intensif serta memastikan ketersediaan pasokan di pasaran tetap aman, sehingga lonjakan harga tidak semakin memberatkan masyarakat.

Kenaikan harga minyak goreng memicu inflasi, menurunkan daya beli rumah tangga, dan meningkatkan biaya produksi UMKM kuliner secara signifikan. Dampak ini juga menyebabkan peralihan konsumsi ke produk lebih murah, mengurangi keuntungan pedagang kecil, serta memperlambat pertumbuhan ekonomi nasional akibat tingginya biaya kebutuhan pokok. (*)