KUDUS, Kaifanews — Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menegaskan kesiapan pengamanan arus balik Lebaran 2026 serta tradisi Syawalan saat melakukan kunjungan ke Pos Terpadu Ops Ketupat Candi 2026 Polres Kudus di Alun-Alun Simpang Tujuh, Senin (23/3/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam keterangannya, Kapolda menyampaikan bahwa pelaksanaan arus mudik di wilayah Jawa Tengah secara umum berjalan aman, lancar, dan kondusif. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan kejadian menonjol selama periode mudik berlangsung.

“Secara umum mudik berjalan lancar dan kondusif, tidak ada kejadian menonjol. Hanya terdapat satu musibah kecelakaan lalu lintas di wilayah Pemalang,” ujar Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.

Memasuki fase arus balik, Kapolda mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kesiapan perjalanan, baik kondisi kendaraan maupun kondisi fisik pengemudi. Ia juga mengingatkan agar pemudik tidak memaksakan diri saat lelah dan memanfaatkan rest area yang telah tersedia demi keselamatan.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk memanfaatkan layanan digital Sipolan (Sistem Informasi Polisi Lalu Lintas) guna memperoleh informasi terkini terkait kondisi lalu lintas, titik kepadatan, jalur alternatif, hingga rekayasa lalu lintas secara real time.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan Sipolan agar perjalanan arus balik dapat direncanakan dengan baik, sehingga aman, lancar, dan nyaman,” jelasnya.

Polda Jawa Tengah juga memberi perhatian khusus terhadap tradisi Syawalan yang biasa digelar pada H+7 Lebaran. Kegiatan yang berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat ini dipastikan akan mendapatkan pengamanan maksimal dari aparat kepolisian.

“Kami telah menyiapkan pola pengamanan, baik dari sisi personel maupun pengaturan lalu lintas, agar kegiatan Syawalan berjalan tertib dan kondusif,” imbuhnya.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menambahkan, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna mendukung kelancaran arus balik serta pengamanan kegiatan masyarakat pasca Lebaran. Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk pos pengamanan dan pos strong point.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik melalui Ops Ketupat Candi 2026 dengan mengedepankan langkah preventif, humanis, dan responsif,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan bahwa kondisi wilayah Kabupaten Kudus hingga saat ini tetap stabil dan terkendali. Pemerintah daerah bersama Forkopimda terus bersinergi dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. (*)