KUDUS, Kaifanews – Jelang peringatan Hari Kartini 21 April, publik kembali diingatkan pada sebuah karya sederhana namun penuh makna yang lahir 11 tahun silam. Lagu berjudul “Kartini Kartono” ciptaan anak-anak Omah Dongeng Marwah yang saat lembaga itu masih berstatus sanggar.
Kini nama Omah Dongeng Marwah sudah familiar sebagai wahana sekolah alam berbasis Kurikulum Merdeka yang resmi terdaftar di Kementerian Pendidikan dengan nama PKBM atau Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Omah Dongeng Marwah. Pendekatan belajarnya yang merdeka, kontekstual, dan membumi menjadikan sekolah ini tak hanya alternatif bagi sebagian orang tua, tapi memang tujuan untuk anaknya.
Belakangan, Omah Dongeng Marwah sempat viral lewat kisah salah satu alumninya, Tiyo Ardianto. Tiyo dikenal publik sebagai Ketua BEM UGM dengan pemikiran idealismenya, meskipun saat berita ini diturunkan, Alumni ODM (Omah Dongeng Marwah) tersebut telah purna masa jabatannya sebagai Ketua BEM UGM. Namun ia masih aktif sebagai pegiat di bidang seni dan sastra.
Perjalanannya menempuh pendidikan nonformal di ODM hingga berhasil menorehkan capaian membanggakan jadi bukti nyata bahwa sekolah alam berbasis Kurikulum Merdeka mampu melahirkan generasi percaya diri, kreatif, dan berdaya. Kisah Tiyo sekaligus membuka mata banyak orang tua tentang pilihan pendidikan alternatif yang berkualitas.
Namun jauh sebelum nama Omah Dongeng Marwah viral dan berstatus PKBM, anak-anak di sanggar ini telah belajar menyuarakan sejarah dengan cara mereka sendiri: lewat lagu.
Lagu “Kartini Kartono” dinyanyikan oleh anak-anak Omah Dongeng Marwah dengan aransemen musik dari Ryo. Liriknya ditulis langsung oleh Eka, Orion, Putri, Ervina, dan Shellyma. Bahasanya sederhana, khas anak-anak, tapi pesannya dalam: mengingatkan bahwa di balik Kartini ada sosok kakak, Kartono, yang sama-sama menjadi bunga bangsa.
LIRIK LAGU KARTINI KARTONO
Kartini Kartono
mereka bersaudara
bunga bangsa yang perwira
pahlawan Indonesia
Lahir di Jepara
Kota Mayong kecamatannya
diukirnya sejarah dunia
dengan cerdas bijaksana
Kartini Kartono
sosok yang istimewa
tanpa lelah demi bangsa
kita semua bangga
2x
kita semua bangga
Adapun link lengkap lagunya https://youtu.be/0Qoo2uZxiLs? si=aeQXd5WM3_OYMmbV
Dengan visualisasi foto sekumpulan Anak ODM beserta Kakak-kakak pengampu yang sebelas tahun lalu diunggah dalam kanal YouTube resmi Omah Dongeng Marwah.
Sebelas tahun berlalu, lagu itu masih relevan. Ia jadi pengingat bahwa pendidikan karakter bisa tumbuh dari hal kecil: menyanyi, menulis, dan mengenal tokoh bangsa lewat cara yang membumi. Dari sanggar kecil di masa lalu, Omah Dongeng Marwah kini tumbuh menjadi sekolah alam PKBM berbasis Kurikulum Merdeka yang tetap setia mendidik lewat dongeng, lagu, dan alam.
Jelang 21 April, “Kartini Kartono” bukan sekadar lagu anak-anak. Ia bukti bahwa semangat Kartini dan Kartono hidup di ruang-ruang belajar yang merdeka, di mana anak berani berkarya dan bangga pada sejarahnya. (*)






