SEMARANG, Kaifanews – Pasukan PSIS Semarang kembali memulai latihan setelah menjalani masa libur selama sekitar satu pekan. Latihan perdana tersebut menjadi momentum bagi tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar untuk kembali fokus menghadapi rangkaian pertandingan penting yang akan datang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pelatih PSIS, Andri Ramawi, mengatakan masa libur diberikan kepada pemain agar mereka bisa menyegarkan kondisi fisik maupun mental setelah menjalani jadwal kompetisi yang padat.

Menurutnya, waktu istirahat tersebut juga menjadi kesempatan bagi para pemain untuk kembali berkumpul bersama keluarga sebelum kembali menjalani agenda latihan intensif bersama tim.

“Tujuan libur kemarin supaya pemain bisa kembali fresh. Mereka punya waktu bertemu keluarga dan itu penting agar kondisi mental mereka kembali baik,” ujarnya saat dihubungi pada Minggu (8/3/2026) malam.

Ia menilai masa libur tersebut bisa menjadi sinyal positif bagi tim karena para pemain kini kembali dalam suasana yang lebih segar dan siap menjalani latihan.

Setelah kembali berkumpul, tim pelatih langsung memfokuskan program latihan untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya. Salah satu agenda utama adalah menyusun game plan menghadapi Persipal Palu yang akan menjadi lawan PSIS pada akhir bulan ini.

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29 Maret 2026 dalam lanjutan fase grup Liga Championship 2025/2026.

Dalam masa persiapan tersebut, Andri Ramawi mengungkapkan tim pelatih juga berencana menggelar satu hingga dua laga uji coba. Uji coba ini akan dimanfaatkan untuk melihat perkembangan pemain sekaligus menguji beberapa skema permainan yang telah dipersiapkan.

“Rencananya ada satu sampai dua kali uji coba. Dari situ kami akan mencoba beberapa kombinasi tim berdasarkan evaluasi dari tiga pertandingan terakhir,” jelasnya.

Menurutnya, laga uji coba akan menjadi kesempatan untuk mematangkan komposisi pemain sebelum menghadapi pertandingan resmi.

Selain itu, tim pelatih juga akan menggunakan periode latihan ini untuk memperbaiki sejumlah aspek permainan yang masih perlu dibenahi.

Setelah rangkaian uji coba dan latihan tersebut, PSIS dijadwalkan kembali mendapatkan jeda singkat selama libur Idul Fitri. Usai libur Lebaran, tim akan kembali menjalani fase persiapan akhir sebelum menghadapi Persipal.

“Setelah jeda Lebaran, satu minggu terakhir akan kami gunakan untuk finishing persiapan sebelum pertandingan,” kata Andri.

Saat ini PSIS memang masih berada dalam situasi klasemen yang belum sepenuhnya aman. Tim berjuluk Mahesa Jenar itu masih berada di posisi sembilan klasemen sementara dengan 16 poin dari 21 pertandingan, yang membuat mereka berada di batas zona play-off degradasi.

Dengan enam pertandingan tersisa di kompetisi musim ini, peluang untuk memperbaiki posisi masih terbuka. Namun margin kesalahan semakin kecil sehingga setiap pertandingan menjadi sangat penting bagi PSIS.

Karena itu, pertandingan melawan Persipal Palu pada akhir Maret mendatang diprediksi akan menjadi salah satu laga krusial bagi Laskar Mahesa Jenar untuk menjauh dari ancaman zona bawah klasemen.

“Melalui persiapan yang lebih matang serta kondisi pemain yang kembali segar setelah masa libur, kami berharap mampu tampil lebih kompetitif dan meraih hasil maksimal pada laga-laga tersisa musim ini,” tandasnya.(*)