KUDUS, Kaifanews — Warga Desa Banget, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, kini memiliki akses ambulans desa yang dapat digunakan ketika membutuhkan transportasi kesehatan. Armada tersebut merupakan hibah dari Rumah Sakit Umum (RSU) Kumala Siwi Mijen Kudus kepada Pemerintah Desa Banget.
Ambulans itu disiapkan untuk membantu warga yang membutuhkan transportasi menuju fasilitas kesehatan, terutama dalam kondisi darurat. Layanan tersebut juga dapat dimanfaatkan warga untuk menuju puskesmas, klinik, dokter pribadi, hingga rumah sakit sesuai kebutuhan.
Direktur RSU Kumala Siwi Mijen Kudus, dr. Dian Norma Damawati, MARS, mengatakan keberadaan kendaraan menjadi salah satu persoalan yang terkadang membuat proses evakuasi pasien berjalan lebih lambat.
Menurutnya, kemudahan akses terhadap fasilitas kesehatan perlu dibarengi dengan dukungan transportasi agar pasien dapat segera mendapatkan penanganan.
“Kadang kendalanya di transportasi, tidak adanya transportasi roda empat. Sehingga pasien yang membutuhkan evakuasi kesehatan darurat itu terhambat dan menjadi lebih lama untuk sampai ke fasilitas rujukan,” ujarnya usai penyerahan secara simbolis di Kantor Pemerintah Desa Banget, Selasa 22 September 2026.
dr. Dian menilai, dalam kondisi kegawatdaruratan, waktu menjadi hal yang penting. Semakin cepat pasien mendapatkan evakuasi, semakin cepat pula penanganan medis dapat dilakukan.
“Kami percaya, semakin cepat pasien dilakukan evakuasi darurat, semakin meningkat keselamatan jiwa pasien,” katanya.
Hibah ambulans tersebut menjadi bagian dari komitmen sosial RSU Kumala Siwi untuk mendukung kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Sebelumnya, rumah sakit juga telah memberikan bantuan ambulans kepada Desa Mijen.
Ia menegaskan, ambulans yang diberikan kepada Desa Banget tidak diperuntukkan secara khusus bagi pasien RSU Kumala Siwi. Warga bebas menggunakan armada tersebut untuk menuju fasilitas kesehatan yang dibutuhkan.
“Ini untuk warga, sehingga monggo bisa dimanfaatkan untuk kemanusiaan. Karena ini ambulans, memang untuk kasus-kasus darurat medis,” jelasnya.
Pihaknya menambahkan, warga yang membutuhkan layanan tidak harus dibawa ke RSU Kumala Siwi.
“Kalau pasien harus ke dokter pribadi, monggo ke dokter pribadi. Mau ke puskesmas boleh ke puskesmas. Kalau memang harus ke rumah sakit, ya ke rumah sakit. Tidak melulu hanya ke RSU Kumala Siwi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Banget Slamet Widodo mengatakan ambulans tersebut sudah mulai digunakan untuk membantu warga. Bahkan, beberapa hari sebelum penyerahan secara resmi, armada tersebut telah dimanfaatkan untuk mengantar warga yang membutuhkan pengobatan ke rumah sakit.
“Alhamdulillah, ambulans ini hibah dari Rumah Sakit Kumala Siwi. Beberapa hari yang lalu sudah kami gunakan untuk membantu warga yang ingin berobat ke rumah sakit,” kata Slamet.
Menurut Slamet, keberadaan ambulans menjadi tambahan penting bagi pelayanan desa. Sebelumnya, Pemerintah Desa Banget belum mempunyai armada sendiri lantaran keterbatasan anggaran.
Kini, warga yang membutuhkan dapat menghubungi pihak desa maupun relawan yang telah disiapkan. Para relawan juga telah mengetahui keberadaan ambulans dan siap membantu ketika ada warga yang membutuhkan.
“Warga tinggal telepon saja. Relawan di desa kami juga sudah standby dan sudah diketahui warga,” ujarnya.
Slamet memastikan penggunaan ambulans untuk mengantar warga tidak dipungut biaya. Armada tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengantar pasien berobat, menjalani rawat inap maupun kebutuhan kesehatan lainnya di wilayah Kabupaten Kudus.
“Insya Allah untuk biaya kami free. Untuk aktivitas antar pasien, untuk opname dan lain-lain di Kabupaten Kudus, insya Allah gratis,” katanya.
Layanan ambulans tersebut juga disiapkan selama 24 jam. Slamet berharap keberadaan armada baru itu tidak hanya membantu warga Desa Banget, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan.
“Dengan adanya hibah ini, memungkinkan kami untuk melayani masyarakat lebih baik. Saya yakin ini sangat mempermudah dan insya Allah lebih bermanfaat kepada seluruh warga di Banget dan sekitarnya,” tandasnya.








