KUDUS, Kaifanews — Gedung baru Perpustakaan Umum Kabupaten Kudus yang resmi dibuka pada 29 Januari 2026 lalu mengalami lonjakan pengunjung secara signifikan. Jika sebelumnya jumlah pemustaka yang datang hanya puluhan orang per hari, kini angka kunjungan bisa mencapai ratusan orang setiap harinya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Kudus, Mutrikah, mengatakan antusias masyarakat meningkat pesat sejak peresmian gedung baru tersebut.

“Alhamdulillah dengan hadirnya gedung layanan perpustakaan umum Kabupaten Kudus yang baru ini dan diresmikan Bupati dan dihadiri pejabat dari Perpustakaan Nasional RI, antusias masyarakat sangat luar biasa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada gedung lama jumlah pengunjung murni hanya sekitar 20–25 orang per hari. Namun setelah gedung baru dibuka, jumlah pengunjung melonjak drastis dan kini juga terdapat paket wisata edukasi bagi pelajar.

“Sekarang bisa mencapai sekitar 500 sampai 700 pengunjung per hari. Ini sangat luar biasa karena gedung ini memang didesain menjadi magnet agar pengunjung merasa nyaman,” jelasnya.

Modern, Gratis dan Nyaman, Perpustakaan Kudus Kini Dikunjungi Ratusan Pengunjung per Hari
Gedung baru Perpustakaan Umum Kabupaten Kudus, Kamis (12/2/2026). Foto : Ihza Fajar/Kaifanews

Menurutnya, konsep perpustakaan kini dibuat lebih ramah anak dan keluarga. Anak-anak tidak hanya diajak membaca, tetapi juga diberi ruang bermain edukatif sehingga mereka tertarik datang ke perpustakaan tanpa merasa dipaksa.

Mutrikah menuturkan, pemerintah mendorong budaya membaca buku fisik sebagai penyeimbang penggunaan gawai di kalangan anak-anak.

“Kami ingin masyarakat membudayakan membaca buku, bukan hanya membaca di HP. Bahkan anak usia tiga tahun sekarang sudah pegang HP, ini yang membuat kami prihatin,” katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, perpustakaan menyediakan paket wisata edukasi seperti kegiatan mendongeng, membaca nyaring, hingga aktivitas bermain edukatif. Penataan ruang juga dibuat menarik, terutama ruang baca anak dengan warna cerah dan fasilitas yang mendukung kenyamanan.

Selain ruang baca anak, perpustakaan juga dilengkapi berbagai fasilitas lain, seperti ruang baca dewasa, ruang pertemuan, ruang pelatihan komputer, fasilitas multimedia, hingga mini theater. Seluruh fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa biaya.

“Kami selaku Pemkab Kudus berharap perpustakaan umum ini dapat menjadi pusat literasi sekaligus ruang edukasi yang diminati masyarakat dari berbagai kalangan. Bagi masyarakat yang ingin datang ke sini gratis, tidak dipungut biaya sama sekali,” tandasnya.