KUDUS, Kaifanews — Pemerintah Kabupaten Kudus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal selama masa libur Lebaran 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sejumlah layanan bahkan disiapkan dengan sistem extra time guna mengakomodasi kebutuhan masyarakat, khususnya para perantau yang pulang kampung.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menegaskan pentingnya pelayanan publik selama masa libur Lebaran. Menurutnya, momen mudik sering dimanfaatkan warga perantau untuk mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan.

“Pelayanan publik saat libur Lebaran tetap kita siapkan, karena biasanya ada warga perantau yang pulang dan sekalian mengurus administrasi,” katanya saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Ia menyebut Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) menjadi salah satu instansi yang menyiapkan layanan tambahan, termasuk pelayanan di luar jam normal atau extra time.

“Dukcapil biasanya membuat extra time pelayanan, terutama saat mereka pulang kampung. Silakan dimanfaatkan kalau ada kebutuhan administrasi,” paparnya.

Menurutnya, saat ini layanan administrasi kependudukan juga semakin mudah diakses, termasuk untuk pengurusan KTP, Kartu Keluarga, maupun dokumen lain yang hilang atau perlu pembaruan.

“Mungkin ada KTP yang hilang atau perlu KK baru, sekarang pelayanan bisa lebih fleksibel. Silakan dimanfaatkan,” ucapnya.

Selain Dukcapil, Dinas Perhubungan juga disiapkan untuk memberikan pelayanan tambahan, terutama berkaitan dengan kelengkapan administrasi kendaraan serta aspek keselamatan transportasi selama arus mudik dan balik.

“Termasuk dari Dishub juga membuat extra time selama musim Lebaran, supaya masyarakat bisa memastikan kelengkapan administrasi kendaraannya,” terangnya.

Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk memastikan dokumen pribadi maupun kendaraan dalam kondisi lengkap dan sah sehingga perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman.

“Silakan dicek dulu, sehingga kelaikan jalan, keabsahan maupun kelengkapan administrasi bisa dibawa dengan baik saat perjalanan,” tandasnya.

Selain itu, Bupati menegaskan bahwa selain pelayanan administrasi, pemerintah daerah juga tetap fokus pada perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan rusak yang berpotensi mengganggu arus mudik.

“Perbaikan jalan terus dilanjut, tidak ada istilah menunggu lama. Selama masih ada yang rusak langsung ditangani,” tandasnya. (*)