Kaifanews – Catatan impresif Persijap Jepara akhirnya terhenti setelah harus mengakui keunggulan Dewa United dengan skor tipis 0-1 dalam laga lanjutan kompetisi, pada Rabu , 29 April 2026 malam.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Persijap yang sebelumnya tampil konsisten tanpa kekalahan berusaha mengendalikan permainan, namun Dewa United mampu tampil disiplin dan efektif dalam memanfaatkan peluang. Eksekutor penalti, Carlos Franca, juga gagal mengonversi kesempatan dari titik putih menjadi gol.

Persijap harus pulang tanpa membawa poin setelah peluang emas di akhir laga melalui tendangan penalti tidak berhasil dimaksimalkan.

Tuan rumah yang sudah lebih dulu memimpin 1-0 mampu mempertahankan keunggulan tersebut hingga laga usai.

Gol Dewa United lahir dari kaki striker Alex Martins melalui titik penalti pada menit ke-54, setelah pemain Persijap Jepara melakukan handball di dalam kotak terlarang.

Alex Martins dengan tenang sukses menaklukkan kiper Persijap, Moch Sendri Johansah.

Sepanjang pertandingan, Sendri justru tampil impresif di bawah mistar gawang. Ia mencatatkan lebih dari empat penyelamatan penting, menggagalkan berbagai peluang yang dibangun para pemain Dewa United.

Sejumlah tembakan yang mengarah ke gawang berhasil ia amankan dengan baik. Satu-satunya gol yang tidak mampu dibendung pun berasal dari eksekusi penalti tersebut.

Gol semata wayang dalam pertandingan tersebut menjadi pembeda. Meski Persijap beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, lini pertahanan Dewa United tampil solid hingga peluit panjang dibunyikan.

Kekalahan ini sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan Persijap yang telah terjaga dalam beberapa pertandingan terakhir. Hasil tersebut menjadi evaluasi penting bagi tim untuk memperbaiki performa di laga berikutnya.

Pelatih Persijap, Mario Lemos, mengakui bahwa anak asuhnya sudah berusaha maksimal, namun masih perlu meningkatkan efektivitas di lini depan serta menjaga konsistensi permainan.

“Kami sudah mencoba bermain dengan baik, tetapi memang ada beberapa peluang yang tidak bisa dimaksimalkan. Ini jadi pelajaran penting untuk tim,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa tim tidak boleh larut dalam hasil negatif ini. Fokus kini diarahkan pada pemulihan kondisi pemain serta pembenahan strategi untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

Sementara itu, kemenangan ini menjadi hasil positif bagi Dewa United yang berhasil memutus tren positif Persijap sekaligus mengamankan poin penting dalam persaingan klasemen.

Meski harus menelan kekalahan, Persijap Jepara tetap bertekad bangkit dan kembali ke jalur kemenangan pada laga berikutnya. Dukungan suporter diharapkan terus mengalir guna menjaga semangat tim dalam menghadapi sisa kompetisi. (*)