KUDUS, Kaifanews — Ucapan selamat Hari Jadi ke-477 Kabupaten Kudus tahun ini hadir dengan cara berbeda. Bukan karangan bunga yang memenuhi halaman, melainkan tanaman yang diharapkan bisa dirawat dan tumbuh menjadi bagian dari penghijauan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hingga Rabu siang, 23 September 2026, tercatat sudah ada 116 tanaman yang diterima dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-477 Kudus di Pendapa Kabupaten.

Tanaman yang diberikan pun beragam. Mulai dari bibit alpukat, mangga, jeruk pamelo, jambu, nangka, belimbing, durian, palem, duku, sukun, hingga tanaman hias seperti bonsai, anting putri, kelengkeng, cemara dan anggrek.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus Abdul Halil mengatakan, tanaman tersebut diberikan oleh berbagai pihak sebagai bentuk ucapan selamat sekaligus dukungan terhadap peringatan Hari Jadi Kudus.

“Biasanya kalau Hari Jadi itu kita menerima karangan bunga. Tahun ini konsepnya berbeda, ucapan selamat disampaikan dalam bentuk tanaman. Sampai siang ini sudah ada 116 tanaman dari berbagai jenis yang diberikan oleh berbagai pihak,” ujar Halil.

Menurutnya, pilihan tanaman tersebut memiliki pesan tersendiri. Jika karangan bunga umumnya hanya menjadi bagian dari dekorasi selama beberapa hari, tanaman dapat dirawat dan dimanfaatkan dalam jangka lebih panjang.

Halil mengatakan, tanaman yang diterima tidak sekadar dikumpulkan sebagai simbol ucapan selamat. Keberadaannya diharapkan bisa menjadi bagian dari upaya penghijauan sekaligus menambah nilai estetika lingkungan.

“Tanaman ini tentu lebih bermanfaat karena bisa dirawat dan terus tumbuh. Jadi ucapan Hari Jadi tidak berhenti pada seremonial, tetapi ada sesuatu yang bisa dijaga dan dikembangkan,” katanya.

Jenis tanaman yang datang juga menunjukkan beragamnya pilihan dari para pemberi. Ada tanaman buah yang nantinya dapat menghasilkan buah, tanaman peneduh, tanaman hias, hingga tanaman yang membutuhkan perawatan khusus seperti anggrek dan bonsai.

Halil menyebut, pemberian tanaman tersebut datang dari berbagai unsur yang ikut berpartisipasi dalam rangkaian Hari Jadi ke-477 Kabupaten Kudus.

Ia berharap kebiasaan tersebut dapat terus dikembangkan pada peringatan Hari Jadi berikutnya. Menurutnya, bentuk ucapan yang lebih ramah lingkungan bisa menjadi tradisi baru dalam setiap perayaan hari jadi.

“Harapannya ini bisa menjadi kebiasaan yang baik. Kalau setiap peringatan Hari Jadi ada tanaman yang diberikan, lama-lama akan menjadi bagian dari penghijauan Kabupaten Kudus,” tandasnya.

Ratusan tanaman tersebut menjadi pemandangan tersendiri di tengah rangkaian peringatan Hari Jadi ke-477 Kabupaten Kudus. Alih-alih dipenuhi karangan bunga yang hanya bertahan sementara, halaman lokasi kegiatan justru dihiasi berbagai tanaman dengan bentuk dan ukuran yang berbeda-beda.

Jumlah tersebut juga masih berpotensi bertambah seiring rangkaian peringatan Hari Jadi Kudus yang masih berlangsung. (*)