KUDUS – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis laporan prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Kabupaten Kudus. Berdasarkan data resmi, cuaca di Kota Kretek pada Rabu, 13 Mei 2026, akan didominasi kondisi berawan. Namun, hujan ringan diprediksi akan turun menyapa warga pada malam hari secara merata.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Suhu udara di Kabupaten Kudus besok diperkirakan berada pada rentang 24 hingga 33 derajat Celsius. Suhu terendah akan terasa pada dini hari saat kondisi langit tertutup awan tebal. Sementara itu, suhu puncak diprediksi terjadi pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB.

Tingkat kelembapan udara di wilayah ini akan berkisar antara 60 hingga 95 persen sepanjang hari. Kelembapan yang tinggi ini berpotensi memicu rasa gerah bagi warga yang beraktivitas di lapangan. Oleh karena itu, masyarakat disarankan menjaga asupan cairan tubuh agar tetap terhidrasi dengan baik.

Pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, langit Kudus mulai tertutup awan yang cukup tebal. Angin diperkirakan bergerak dari arah timur laut dengan kecepatan stabil 10 kilometer per jam. Kondisi ini sangat mendukung bagi warga yang ingin memulai aktivitas pekerjaan atau sekolah.

Memasuki siang hari, kumpulan awan di langit Kudus akan semakin pekat menutupi sinar matahari. Meskipun udara terasa panas, potensi hujan belum terlihat muncul pada tengah hari tersebut. Warga masih bisa melakukan mobilitas antarwilayah dengan aman menggunakan kendaraan bermotor maupun transportasi umum.

Pada sore hari, kondisi berawan tebal masih bertahan di seluruh kecamatan di Kabupaten Kudus. Kecamatan seperti Jati, Undaan, hingga Dawe diperkirakan akan mengalami kondisi cuaca yang serupa. Suhu udara perlahan mulai menurun seiring dengan meningkatnya konsentrasi uap air di atmosfer.

Hujan ringan diprediksi baru akan mengguyur wilayah Kudus pada pukul 19.00 WIB hingga tengah malam. Hujan ini diperkirakan tidak disertai angin kencang namun tetap bisa membuat jalanan menjadi licin. Pengendara motor diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur pantura maupun jalan perkotaan.

BMKG terus mengimbau warga agar selalu memantau pembaruan informasi cuaca melalui aplikasi seluler resmi. Fenomena cuaca lokal di Jawa Tengah sering kali berubah akibat pergerakan massa udara yang dinamis. Data cuaca ini diperbarui secara berkala setiap tiga jam untuk menjamin keakuratan informasi. (*)