PAMPLONA, Kaifanews Keangkuhan raksasa Spanyol, Real Madrid, runtuh secara tragis di markas Osasuna setelah gol telat di masa injury time memaksa sang juara bertahan takluk dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-25 La Liga pada Minggu (22/2/2026) dini hari WIB.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bertanding di Stadion El Sadar yang dikenal angker bagi tim tamu, skuad asuhan Carlo Ancelotti gagal mempertahankan keunggulan satu gol hingga akhirnya kecolongan dua gol balasan yang mematikan di paruh kedua pertandingan.

Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi sejak awal, di mana Real Madrid sempat memimpin lebih dulu melalui skema serangan cepat yang terukur. Namun, keunggulan tersebut sirna setelah koordinasi lini belakang Madrid mulai goyah di bawah tekanan bertubi-tubi tuan rumah.

Kekalahan menyakitkan ini dipastikan pada menit-menit akhir pertandingan melalui sebuah kemelut di depan gawang Thibaut Courtois yang berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh penyerang Osasuna. Hasil ini mengakhiri tren positif Los Blancos dan memberikan peluang bagi pesaing terdekat mereka untuk memangkas jarak di klasemen.

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, tidak menyembunyikan kekecewaannya atas penurunan konsentrasi yang dialami para pemainnya di fase krusial pertandingan. Ia menilai timnya kehilangan kendali permainan setelah gagal memaksimalkan peluang untuk menambah keunggulan.

“Sangat sulit menerima kekalahan seperti ini ketika Anda merasa sudah mengendalikan permainan selama 80 menit. Kami kurang fokus di menit-menit berdarah dan Osasuna menghukum kami dengan semangat juang mereka yang luar biasa,” ujar Carlo Ancelotti dalam sesi konferensi pers usai laga.

Ancelotti juga menyoroti atmosfer Stadion El Sadar yang membuat para pemainnya berada di bawah tekanan psikologis yang hebat. Ia menegaskan akan segera melakukan evaluasi total untuk memperbaiki performa tim di laga-laga berikutnya.

“Kami tidak boleh membiarkan poin hilang dengan cara seperti ini jika ingin tetap berada di jalur juara. Kami harus belajar bagaimana cara menutup pertandingan dengan lebih klinis dan tidak memberi lawan kesempatan kedua,” tegas Don Carlo.

Di kubu lawan, kegembiraan meledak saat pelatih Osasuna memuji keberanian anak asuhnya yang berani tampil terbuka melawan tim bertabur bintang. Ia menyebut kemenangan ini sebagai salah satu malam paling bersejarah bagi klub dan masyarakat Pamplona.

“Malam ini kami membuktikan bahwa di El Sadar, segalanya mungkin terjadi jika Anda bermain dengan hati dan jiwa. Mengalahkan Real Madrid di menit terakhir adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi seluruh pemain saya,” ungkap pelatih Osasuna dengan penuh emosi.

Kemenangan ini membuat Osasuna melesat ke posisi yang lebih aman di klasemen sementara, sekaligus memberikan tamparan keras bagi ambisi Real Madrid. Kini, Los Blancos harus segera bangkit sebelum selisih poin di puncak klasemen semakin menipis.

Statistik Pertandingan Osasuna vs Real Madrid (2-1)

StatistikOsasunaReal Madrid
Skor Akhir21
Penguasaan Bola42%58%
Tembakan (On Target)6 (4)11 (5)
Pelanggaran159
Kartu Kuning32