PATI, Kaifanews – Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Pati kini telah mencapai lebih dari 50 persen. Sekolah tersebut nantinya diperkirakan mampu menampung sekitar 1.000 siswa mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA, lengkap dengan fasilitas asrama bagi siswa maupun tenaga pengajar.
Hal itu disampaikan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf saat berdialog bersama para siswa dan wali murid Sekolah Rakyat di Sentra Margo Laras Pati, Jumat 15 Mei 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra beserta jajaran terkait.
Dalam kesempatan itu, Menteri Sosial menjelaskan bahwa Kabupaten Pati menjadi salah satu daerah yang mendapatkan program pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
“Alhamdulillah progres pembangunan sudah melampaui 50 persen. Nantinya gedung permanen ini dapat menampung sekitar 1.000 siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA dan dilengkapi fasilitas asrama untuk siswa maupun guru,” kata Saifullah Yusuf.
Ia menambahkan, program Sekolah Rakyat diprioritaskan bagi masyarakat Kabupaten Pati agar manfaatnya dapat langsung dirasakan warga setempat, terutama keluarga yang membutuhkan dukungan pendidikan.
“Program ini kami prioritaskan untuk warga Kabupaten Pati agar semakin banyak anak memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik,” jelasnya.
Di sisi lain, Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Sekolah Rakyat sebagai upaya menciptakan generasi muda yang berkualitas dan memiliki daya saing.
“Kami berharap program ini benar-benar membawa manfaat besar, sehingga nantinya lahir generasi hebat dari Kabupaten Pati,” ujarnya.
Ia juga berharap Sekolah Rakyat dapat berkembang menjadi sekolah unggulan yang mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas untuk mendukung kemajuan daerah di masa mendatang.
“Semoga Sekolah Rakyat ini ke depan menjadi sekolah unggulan yang luar biasa dan mampu mencetak generasi muda unggul sesuai harapan para orang tua,” pungkasnya. (*)








