KUDUS, Kaifanews — Suasana hangat penuh keakraban terlihat di Pringgitan Pendapa Kabupaten Kudus, Senin 18 Mei 2026. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menerima audiensi dari jajaran Suporter Macan Muria (SMM) sebagai bentuk penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan elemen suporter sepak bola di Kota Kretek.
Pertemuan tersebut tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkenalkan kepengurusan baru SMM sekaligus menyampaikan berbagai harapan besar terhadap masa depan Persiku Kudus.
Ketua SMM Kudus, Cepot, mengatakan audiensi dilakukan untuk menjaga hubungan baik yang selama ini telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Kudus.
“Tujuan utama kami tetap menjalin silaturahmi dan memperkenalkan kepengurusan yang baru. Dari dulu sebelum beliau menjabat bupati, Pak Sam’ani sudah sering membantu dan memberi masukan kepada kami,” ujarnya.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara suporter dan pemerintah daerah penting untuk menjaga kondusivitas sekaligus mendukung perkembangan sepak bola di Kudus.
“Jangan sampai silaturahmi ini putus. Kami ingin ke depan hubungan baik tetap berjalan terus,” katanya.
Dalam kesempatan itu, SMM juga menyampaikan apresiasi atas pembangunan stadion baru di Kudus yang dinilai representatif dan menjadi harapan baru bagi kemajuan Persiku.
Bagi kalangan suporter, keberadaan stadion yang lebih modern diyakini mampu meningkatkan atmosfer pertandingan sekaligus memberi motivasi tambahan bagi tim berjuluk Macan Muria tersebut.
“Kami juga mengucapkan terima kasih atas pembangunan stadion baru. Harapannya nanti kalau stadion sudah benar-benar jadi dan maksimal digunakan, Persiku bisa lebih berkembang,” jelas Cepot.
Tak hanya membahas sepak bola, audiensi juga diwarnai pembahasan persiapan anniversary ke-23 SMM yang akan digelar pada Juni mendatang.
Rangkaian kegiatan yang disiapkan antara lain mural jamming, live music, hingga bazar UMKM yang rencananya dipusatkan di GOR Multifungsi Kudus.
“Kami ingin anniversary nanti bukan hanya acara suporter, tetapi juga menjadi ruang kreativitas dan pemberdayaan UMKM,” paparnya.
SMM berharap peringatan hari jadi tersebut bisa menjadi momentum mempererat solidaritas antar suporter sekaligus menunjukkan bahwa komunitas suporter juga mampu menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.
Di hadapan bupati, para suporter juga menyampaikan harapan besar agar Persiku mampu bertahan di kompetisi Liga 2 musim depan, bahkan menembus Liga 1.
“Harapannya Persiku tetap bertahan di Liga 2, syukur-syukur kedepan bisa lolos ke Liga 1. Kalau stadion sudah jadi, suasananya pasti akan lebih hidup dan menarik,” ucapnya.

Meski demikian, Cepot menegaskan hingga saat ini tidak ada keluhan khusus yang disampaikan suporter kepada pemerintah daerah maupun manajemen klub.
“Tidak ada unek-unek apa-apa. Harapannya semuanya tetap berjalan baik,” katanya.
Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyambut baik audiensi tersebut dan menilai keberadaan suporter memiliki peran penting dalam perkembangan sepak bola daerah.
Menurutnya, suporter bukan hanya penonton di tribun, tetapi juga bagian dari identitas dan semangat Persiku Kudus.
Ia berharap hubungan harmonis antara pemerintah, klub, dan suporter dapat terus dijaga demi kemajuan sepak bola Kudus ke depan.
“Dengan atmosfer baru pembangunan stadion serta dukungan penuh suporter, optimisme terhadap kebangkitan Persiku mulai terasa kembali di kabupaten kebanggaan kita,” tandasnya. (*)








