KUDUS, KaifanewsPemerintah Kabupaten Kudus menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Pendapa Kabupaten Kudus, Senin sore, 15 Juni 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Wakil Bupati Bellinda Birton, unsur Forkopimda, para alim ulama, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Momentum pergantian tahun Hijriah dimanfaatkan sebagai sarana refleksi dan evaluasi bersama terhadap berbagai capaian maupun tantangan yang dihadapi daerah selama setahun terakhir.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian kalender, melainkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri demi mewujudkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Pergantian tahun ini menjadi momentum bagi kita semua untuk mawas diri dan berbenah atas apa yang telah dilakukan selama setahun terakhir,” ujarnya.

Menurut Sam’ani, tantangan yang dihadapi daerah saat ini tidak terlepas dari dinamika ekonomi global maupun nasional yang berdampak pada berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan, terutama bagi pelaku usaha kecil dan sektor ekonomi kerakyatan.

“Kami terus berupaya memastikan UMKM, pedagang kaki lima, dan sektor pariwisata di Kabupaten Kudus tetap berdaya dan mampu bertahan di tengah berbagai tantangan ekonomi yang ada,” katanya.

Selain aspek ekonomi, Sam’ani juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan harmoni sosial yang selama ini menjadi ciri khas Kabupaten Kudus. Nilai-nilai toleransi yang diwariskan Sunan Kudus dan Sunan Muria, menurutnya, harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun penyelenggaraan pemerintahan.

“Nilai toleransi, kebersamaan, dan harmoni yang diajarkan oleh Sunan Kudus dan Sunan Muria harus menjadi pedoman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta dalam kehidupan sehari-hari,” paparnya.

Melalui doa bersama tersebut, Pemkab Kudus berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi awal yang baik untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pembangunan daerah yang lebih maju dan berkelanjutan.

“Mari kita jadikan momentum Tahun Baru Islam ini untuk memperkuat kebersamaan, memperbaiki diri, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Kudus,” tandasnya. (*)