KUDUS, Kaifanews – Matchday kedua fase Grup B Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino menyuguhkan duel sengit sepanjang laga berlangsung antara Timnas Putri U-16 Indonesia Putri Nusantara kontra Timnas Putri U-16 Singapura, di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Senin 17 Agustus 2026. Dalam laga tersebut, Timnas Putri U-16 Singapura mengamankan kemenangan 2-0 atas Putri Nusantara sekaligus menjaga harapan lolos ke semifinal.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Sejak peluit awal dibunyikan, Putri Nusantara dan Singapura sama-sama tampil agresif dalam memperebutkan penguasaan bola. Kedua tim menerapkan pressing ketat sehingga tempo pertandingan berlangsung tinggi. Putri Nusantara berupaya mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Namun, kecepatan transisi para pemain Singapura mampu memutus aliran bola sehingga Indonesia kesulitan menemukan ruang tembak. Di sisi lain, setiap kali Singapura mencoba membangun serangan dari bawah, Putri Nusantara langsung melakukan transisi cepat untuk menutup rapat pergerakan lawan.

 

Peluang pertama bagi Putri Nusantara hadir pada menit ke-21. Berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Indira Fatima, bola berhasil disambut Putri Neza Larasati tepat di kotak berbahaya Singapura. Namun, penyelesaian akhirnya masih melenceng dari sasaran. Duel di lini tengah pun berlangsung sengit sepanjang babak pertama. Beberapa kali unggul dalam perebutan bola, Putri Nusantara tetap kesulitan menciptakan peluang matang. Di sisi lain, Singapura juga mengalami kesulitan menembus rapatnya lini pertahanan Indonesia.

 

Pada penghujung babak pertama, Putri Nusantara kembali memperoleh peluang emas. Amanda Fitriani melepaskan tembakan tepat sasaran dari posisi yang cukup ideal, Namun, kedudukan belum juga berubah. Skor 0-0 pun tetap bertahan hingga turun minum.

 

Memasuki babak kedua, kedua tim masih memperlihatkan duel sengit. Singapura berhasil memecah kebuntuan lebih dahulu pada menit ke-58. Berawal dari sepak pojok yang dilepaskan Tan Si Leng Amelia, bola sempat menciptakan kemelut di depan gawang sebelum akhirnya disambar Nur Qhalisah Arysha Muhammad Rizal untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Singapura.

 

Tertinggal satu gol, Putri Nusantara tidak kehilangan motivasi dan terus berusaha membangun serangan demi menyamakan kedudukan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan meski belum mampu dikonversi menjadi gol. Kecepatan para pemain Singapura dalam melakukan transisi dan menutup ruang tembak juga menjadi tantangan bagi skuad Putri Nusantara untuk mengembangkan permainan.

 

Memasuki penghujung laga, kedua tim terus berjuang menciptakan peluang. Namun, Singapura kembali memperlebar keunggulan pada menit ke-95 melalui Tan Si Leng Amelia. Berawal dari umpan lambung dari lini belakang, Amelia memenangi duel sprint melawan Agisti Qory Rahmadani sebelum melepaskan tendangan keras yang tak mampu diantisipasi kiper Putri Nusantara, Naura Khalfani Hayfa. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 untuk keunggulan Singapura tetap bertahan.

Timnas Putri U-16 Indonesia (Putri Nusantara – jersey merah) harus mengakui keunggulan Timnas Putri U-16 Singapura (jersey biru) dalam pertandingan kedua babak penyisihan Grup B Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu 17 Agustus 2026. Sudah berjuang maksimal, anak asuh Coach Takumi Taniguchi itu kalah dengan skor 0-2. Dok: Srikandi Merdeka Cup

Kemenangan pertama bagi Timnas Putri U-16 Singapura dalam turnamen Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino menambah motivasi para pemain untuk lebih berkembang. Pelatih Kepala Timnas Singapura, Ratna Suffian Bin Ishak, mengapresiasi tim asuhannya mampu menunjukkan peningkatan signifikan dari dua pertandingan yang telah dilakoni selama babak penyisihan grup.

 

“Saya gembira sebab game plan telah dijalankan dengan baik. Saya percaya pada tim. Apa yang dilatih mereka bisa memainkannya laga yang panas tadi. Tentu, kami selalu ingatkan para pemain untuk bermain penuh totalitas, baik secara taktikal maupun fisik, karena turnamen ini untuk persiapan turnamen yang lebih besar yakni Kualifikasi AFC bulan Oktober nanti. Mereka memetik pelajaran untuk yakin dan percaya diri bahwa mereka mampu,” kata Coach Ratna

 

Di sisi pemain, Tan Si Leng Amelia, mengungkapkan, masih dilanda rasa gugup saat melakoni pertandingan kedua. Namun, berkat suntikan semangat tim kepelatihan dari pinggir lapangan dan kekompakan antar pemain, dirinya berhasil tampil impresif hingga mencatatkan namanya di papan skor.

 

“Kami sangat senang akhirnya mampu meraih kemenangan. Kami sangat bangga bisa bermain maksimal hingga babak akhir. Mungkin di awal babak pertama sedikit merasa gugup tapi kami tidak menyerah. Terima kasih untuk coach dan tim yang telah bekerja sama dengan baik hingga kita bisa menang,” kata Amelia.

 

Sementara itu, Pelatih Kepala Timnas U-16 Putri Indonesia Putri Nusantara Takumi Taniguchi, memastikan tim asuhannya masih memiliki motivasi tinggi untuk berkembang menjadi pemain yang lebih baik lagi. Pelatih yang akrab disapa Taki tersebut menambahkan, penggawa Putri Nusantara masih harus menambah porsi latihan dan pengalaman bertanding agar kelak Timnas Putri Indonesia mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

 

“Maaf atas kekalahannya, tapi pemain sudah memberikan yang terbaik. Semoga di pertandingan selanjutnya kami bisa menang. Para pemain masih sangat muda. Bagi sebagian besar pemain, ini adalah pengalaman pertama mereka bertanding di level internasional. Masa depan mereka masih panjang. Mungkin dalam 10 tahun ke depan mereka masih bisa berjuang untuk menembus Piala Dunia. Jadi kalau kita berpikir sejauh itu, kita tidak boleh berhenti di sini. Kita harus belajar dari pertandingan ini, meningkatkan kemampuan diri dan terus melangkah. Saya katakan pada mereka ini bukan akhir tapi sebuah perjalanan,” ucap Coach Taki.