Kaifanews – Arema FC berhasil mengamankan tiga poin saat menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan kompetisi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (2/2/2026) sore.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Laga berjalan ketat dan sarat tekanan, sebelum akhirnya Singo Edan memastikan kemenangan tipis 1-0 lewat gol tunggal Hansamu Yama Pranata pada babak pertama.

Alih-alih bermain menunggu, Persijap justru tampil agresif sejak awal pertandingan. Tim tamu berani mengambil inisiatif serangan dan beberapa kali menekan Arema di area pertahanannya sendiri.

Pola tersebut sempat membuat tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan dan lebih banyak menunggu celah melalui serangan balik.

Ancaman serius bahkan datang di menit ke-5 ketika striker Persijap, Iker Guarrotxena, sempat mengirim bola ke dalam gawang Arema. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena sang pemain lebih dulu berada dalam posisi offside.

Tekanan Persijap terus berlanjut hingga pertengahan babak pertama. Arema yang diasuh Marcos Santos memilih bermain lebih sabar, menjaga kedalaman lini pertahanan sambil mencari momentum untuk keluar dari tekanan.

Memasuki 15 menit terakhir babak pertama, Arema mulai menemukan ritme permainan. Penguasaan bola perlahan beralih ke kaki tuan rumah, hingga akhirnya kebuntuan pecah pada menit ke-36.

Gol pembuka dicetak Hansamu Yama Pranata yang menjalani laga debutnya bersama Arema FC. Sepakan jarak jauh Rio Fahmi membentur kaki Hansamu, membuat arah bola berubah dan mengecoh kiper Persijap. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Persijap kembali mencoba meningkatkan intensitas permainan. Tim asuhan Divaldo Alves tampil lebih agresif dengan tempo cepat demi mencari gol penyama kedudukan.

Namun, rapatnya barisan pertahanan Arema membuat setiap upaya Persijap kerap kandas sebelum memasuki area berbahaya.

Arema FC memilih pendekatan berbeda dengan bermain lebih tenang dan disiplin. Keunggulan satu gol dijaga dengan organisasi pertahanan yang rapi, sambil sesekali mengancam lewat skema serangan cepat.

Memasuki menit-menit akhir pertandingan, Arema mencoba mengubah pola serangan dengan memaksimalkan umpan langsung ke sisi sayap. Valdeci dan Gabriel Silva diandalkan untuk memanfaatkan kecepatan mereka, namun peluang tambahan tak kunjung berbuah gol.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan. Gol debut Hansamu Yama Pranata pun menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung alot tersebut, sekaligus memastikan Arema FC mengamankan kemenangan di hadapan pendukungnya.

Bagi Persijap Jepara, kekalahan ini terasa menyakitkan mengingat keberanian mereka menekan sejak awal laga. Namun, efektivitas dan ketenangan Arema FC menjadi faktor penentu hasil akhir pertandingan di Stadion Kanjuruhan.