KUDUS, Kaifanews — Pelatih Kepala Persiku, Bambang Pujo Sumantri berkomentar usai laga penuh tensi saat Persiku Kudus menghadapi Deltras FC dalam lanjutan pekan ke-26 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Surajaya, Lamongan, Senin, 27 April 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bermain sebagai tuan rumah rasa tandang, tim berjuluk Macan Muria harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 1-2.

Coach Bambang menilai laga berjalan menarik namun diwarnai sejumlah momen krusial yang merugikan timnya.

“Kemarin sudah saya jelaskan ini pertandingan akan berjalan menarik, tapi di awal kita kemasukan dan kita juga mendapat kartu merah,” ujarnya.

“Sebenarnya enak permainan tadi, tapi mohon maaf menurut kita ada foul pada gol pertama yang hampir sama waktu cek VAR pada babak kedua yang tidak jadi gol,” lanjutnya.

Sementara itu, pemain Persiku, Ifan Nanda, menyampaikan permohonan maaf kepada suporter atas hasil yang belum memuaskan.

“Saya mewakili pemain meminta maaf belum bisa meraih tiga poin hari ini. Kami semua sudah berusaha untuk berjuang maksimal namun hasil belum memuaskan,” katanya.

Kekalahan ini membuat Persiku gagal menambah poin meski masih bertahan di papan tengah klasemen sementara. Evaluasi menyeluruh dipastikan menjadi fokus tim pelatih untuk menghadapi laga berikutnya demi menjaga posisi tetap aman dari ancaman zona bawah.

Di sisi lain, kemenangan ini menjadi modal penting bagi Deltras FC untuk menjaga konsistensi mereka di kompetisi musim ini.

Rangkuman pertandingan yang berlangsung dalam tempo tinggi dan hujan deras sejak awal. Deltras langsung menekan dan sukses mencuri gol cepat di menit ke-10 melalui Neville Tengeg. Situasi semakin sulit bagi Persiku setelah harus kehilangan satu pemain akibat kartu merah, yang memengaruhi keseimbangan permainan.

Meski dalam tekanan, Persiku tetap mampu menunjukkan perlawanan. Di masa injury time babak pertama, kombinasi Hugo Samir dan Igor Henrique dituntaskan Caique Suousa untuk menyamakan skor menjadi 1-1.

Memasuki babak kedua, Deltras tampil lebih dominan dengan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Tekanan terus diberikan hingga akhirnya kembali unggul lewat gol kedua Neville Tengeg pada menit ke-70.

Persiku sempat berharap ketika Deltras mencetak gol tambahan di menit akhir. Namun, wasit menganulir gol tersebut usai meninjau VAR karena pelanggaran dalam prosesnya. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-2 tetap bertahan. (*)