KUDUS, Kaifanews – Kementerian Agama (Kemenag) membuka Program Beasiswa Sarjana Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Keagamaan bagi pendidik di lingkungan pesantren dan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ). Program yang didanai Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini dibuka mulai 1 April hingga 31 Mei 2026 melalui laman resmi Kemenag.
Pilihan program studi yang tersedia di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon meliputi Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan Pendidikan Agama Islam.
Kasubdit Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur’an, Aziz Syafiuddin, menegaskan bahwa program ini dirancang agar para ustaz dan ustazah tetap dapat menjalankan tugas mengajar tanpa harus meninggalkan kewajiban di lembaga masing-masing.
“Program beasiswa ini dirancang khusus agar ustaz dan ustazah bisa kuliah tanpa meninggalkan tugas mengajar. Sistemnya fleksibel, berbasis daring, sehingga tetap bisa mengabdi di masyarakat,” jelasnya, dikutip dari laman resmi Kemenag, Jumat 1 Mei 2026.
Di lingkungan Pendidikan Al-Qur’an Kudus sendiri, Kasi Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Kudus, H. Afif Noor mengajak para guru TPQ untuk tidak berhenti belajar.
“Kami sangat mendorong agar para ustaz TPQ tidak pernah berhenti untuk belajar. Kesempatan untuk belajar ini dapat ditempuh salah satunya dengan memperoleh beasiswa LPDP Kemenag agar dapat terus berkarya dan bermanfaat di masa depan, jadi manfaatkanlah kesempatan ini,” kata H. Afif Noor kepada Kaifanews Kamis pagi 8 Mei 2026.
Ajakan serupa disampaikan Ketua Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (Badko LPQ) Kabupaten Kudus, Wafiq Chairi, Menurutnya beasiswa PJJ ini penting untuk meningkatkan kompetensi guru.
“Alhamdulillah, kami selaku ketua Badko LPQ Kabupaten Kudus menyambut positif dengan adanya beasiswa PJJ bagi guru pondok pesantren dan guru TPQ dalam rangka untuk meningkatkan kompetensinya khusus metodologi, administrasi dan pemanfaatan teknologi. Yang akhirnya berdampak dalam minat belajar santri untuk semangat mengaji,” ujar Wafiq.
Wafiq menegaskan agar para guru TPQ segera mengambil peluang ini.
“Maka kami berharap kepada para guru TPQ jangan sia-siakan kesempatan ini, ambil segera, ikuti tahapannya. Semoga lembaga pendidikan Al-Qur’an di Kudus semakin maju dan bermutu, ditunjang dengan guru-guru yang profesional,” tegasnya.
Adapun syarat, juknis, dan informasi lainnya bisa diakses di-link berikut; (*)
https://kemenag.go.id/








