Kaifanews – Pertandingan BRI Super League antara Bhayangkara FC melawan Arema FC berlangsung dramatis. The Guardian berhasil membalikkan keadaan dan menang dengan skor 2-1 setelah memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di menit-menit akhir pertandingan.
Arema FC sebenarnya mampu unggul lebih dulu melalui gol Joel Vinicius pada menit 45+1. Gol tersebut membuat Singo Edan menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Namun situasi berubah drastis menjelang turun minum. Pada menit 45+8, pemain Arema FC Pablo Oliveira menerima kartu merah yang membuat timnya harus bermain dengan 10 pemain hingga akhir pertandingan.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk meningkatkan intensitas serangan. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan ke lini pertahanan Arema FC.
Usaha Bhayangkara akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76 melalui gol Privat Mbarga yang berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut membakar semangat para pemain The Guardian untuk terus menekan.
Hanya berselang beberapa menit, Bhayangkara FC berhasil membalikkan keadaan lewat gol Moussa Sidibe pada menit ke-87. Gol tersebut memastikan kemenangan dramatis bagi Bhayangkara FC.
Kemenangan ini menunjukkan bagaimana kartu merah dapat mengubah jalannya pertandingan. Keunggulan jumlah pemain mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Bhayangkara FC untuk membalikkan keadaan dalam 15 menit terakhir laga. (*)








