KUDUS, Kaifanews — Tradisi sedekah bumi kembali digelar dengan penuh khidmat di Markas Kodim 0722/Kudus, Rabu, 22 April 2026. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat dalam suasana kebersamaan yang kental dengan nilai budaya dan spiritual.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris hadir langsung bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Dandim 0722/Kudus dan Kapolres Kudus, mengikuti rangkaian acara yang berlangsung sejak pagi.
Sedekah bumi yang digelar di lingkungan Kodim 0722/Kudus tersebut diwarnai doa bersama serta ungkapan rasa syukur atas berkah dan keselamatan yang diberikan kepada masyarakat Kudus.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kodim yang telah menghadirkan kegiatan bernuansa budaya sekaligus mempererat hubungan antar elemen masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0722/Kudus yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan dan menjaga kondusivitas wilayah,” ujarnya.
Ia menegaskan, sedekah bumi merupakan bagian dari kearifan lokal yang memiliki makna mendalam. Tradisi ini tidak hanya menjadi simbol rasa syukur kepada Tuhan, tetapi juga mencerminkan nilai gotong royong dan solidaritas sosial yang telah mengakar di tengah masyarakat.
“Sedekah bumi adalah wujud syukur masyarakat sekaligus warisan budaya yang sarat nilai sosial. Ini harus terus kita lestarikan agar tidak hilang di tengah perkembangan zaman,” jelasnya.
Kehadiran unsur TNI dan Polri dalam kegiatan tersebut juga menjadi simbol sinergi dalam menjaga stabilitas daerah. Momen ini sekaligus memperkuat hubungan emosional antara aparat dengan masyarakat.
Suasana kebersamaan tampak terasa sepanjang kegiatan. Warga yang hadir mengikuti prosesi dengan penuh khidmat, sekaligus memanfaatkan momentum untuk bersilaturahmi.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap nilai-nilai budaya lokal seperti sedekah bumi tetap hidup dan menjadi pengikat harmoni sosial di Kabupaten Kudus.
“Dengan kebersamaan seperti ini, kita bisa terus menjaga Kudus tetap aman, rukun, dan penuh keberkahan,” tandasnya. (*)








