KUDUS, Kaifanews — Pemerintah Kabupaten Kudus terus mematangkan strategi percepatan penanggulangan kemiskinan. Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton memimpin langsung Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di Lantai 4 Gedung Setda, Kamis, 23 April 2026 sore.
Rapat tersebut membahas peran strategis lintas sektor dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program penanggulangan kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan. Seluruh perangkat daerah diminta menyelaraskan program agar tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling terintegrasi.
Dalam arahannya, Bellinda menegaskan bahwa percepatan penurunan kemiskinan harus dilakukan melalui pendekatan yang lebih terukur dan berbasis data. Program intervensi tidak hanya difokuskan pada bantuan, tetapi juga pada upaya pemberdayaan yang berdampak jangka panjang.
“Penanganan kemiskinan harus terintegrasi dan berbasis data, sehingga intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Pemkab Kudus juga menekankan pentingnya inovasi kebijakan serta kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari sektor swasta hingga lembaga filantropi. Sinergi ini dinilai menjadi kunci untuk memperkuat program-program yang telah berjalan sekaligus memperluas jangkauan bantuan.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan berbagai pihak harus diperkuat agar penanganan kemiskinan bisa lebih efektif,” katanya.
Dalam forum tersebut, turut disampaikan target nasional yang menjadi acuan daerah, yakni penghapusan kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada 2026 serta penurunan angka kemiskinan menjadi sekitar 5 persen pada 2029. Target ini sejalan dengan arah kebijakan Pemkab Kudus yang berorientasi pada hasil nyata.
Bellinda menekankan bahwa capaian tersebut membutuhkan kerja bersama yang konsisten dan terukur, mulai dari perencanaan hingga evaluasi program di lapangan.
“Kita harus memastikan setiap program memiliki dampak yang jelas. Bukan hanya berjalan, tetapi benar-benar mampu menurunkan angka kemiskinan,” paparnya.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Kudus memiliki visi yang sama dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan, sehingga target yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai waktu yang direncanakan.
“Dengan kerja sama yang kuat dan langkah yang tepat, kita optimistis penurunan kemiskinan di Kudus bisa tercapai sesuai target,” tandasnya. (*)








