KUDUS, Kaifanews — Pemerintah Kabupaten Kudus kembali melakukan penguatan sumber daya aparatur melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan pejabat fungsional serta pengangkatan aparatur sipil negara (ASN) baru di lingkungan pemerintahan daerah. Pelantikan dipimpin langsung Bupati Kudus Sam’ani Intakoris di Pendapa Kabupaten Kudus, Senin (2/3/2026).
Sebanyak 17 ASN resmi menerima pengangkatan, terdiri dari lima pejabat fungsional, lima pegawai yang diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta tujuh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lulusan Politeknik Transportasi Darat Indonesia – Sekolah Tinggi Transportasi Darat Tahun 2025.
Dalam sambutannya, Bupati Sam’ani menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni administratif, melainkan awal tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat.
“Jabatan yang saudara emban hari ini adalah amanah. Tanggung jawabnya semakin besar karena masyarakat menuntut pelayanan yang cepat, profesional, dan solutif,” ujarnya.
Ia meminta seluruh ASN yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing, serta mampu menghadirkan inovasi pelayanan publik.
“ASN harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan. Jangan hanya bekerja secara rutinitas, tetapi hadirkan gagasan baru yang berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
Menurutnya, kualitas pelayanan publik menjadi tolok ukur utama keberhasilan birokrasi pemerintah daerah. Karena itu, integritas, disiplin, serta komitmen kerja harus terus dijaga.
“Kepercayaan masyarakat dibangun dari pelayanan yang baik. Jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga etika profesi, dan berikan pelayanan terbaik,” jelasnya.
Pelantikan tersebut juga menjadi bagian dari upaya regenerasi aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus, khususnya dalam memperkuat sektor transportasi dan pelayanan teknis daerah melalui lulusan PTDI-STTD yang memiliki kompetensi khusus di bidang transportasi darat.
Bupati berharap para ASN baru mampu menjadi motor penggerak perubahan birokrasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Saudara-saudara adalah wajah birokrasi pemerintah di tengah masyarakat. Tunjukkan kinerja nyata dan jadilah ASN yang membanggakan,” tandasnya.








