JAKARTA, Kaifanews  Ajang Polytron Indonesia Open 2026 tak hanya menghadirkan persaingan sengit para pebulutangkis dunia, tetapi juga menjadi panggung inovasi teknologi nasional melalui kehadiran kendaraan listrik Polytron G3+.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam gelaran bergengsi tersebut, Polytron resmi mengerahkan G3+ sebagai kendaraan operasional utama bagi mobilitas atlet dan ofisial. Peran ini menjadikan G3+ sebagai Official Car Partner dalam mendukung kelancaran ajang internasional tersebut.

Commercial Director Tekno Wibowo menjelaskan bahwa penggunaan kendaraan listrik ini merupakan bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan.

“Melalui semangat Pride of the Nation, kami menghadirkan inovasi teknologi yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga berkelanjutan,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Kamis, 16 April 2026..

Polytron G3+ hadir sebagai solusi mobilitas modern dengan efisiensi tinggi. Kendaraan ini diklaim hanya membutuhkan biaya operasional sekitar Rp220 per kilometer, atau hingga sembilan kali lebih hemat dibandingkan mobil berbahan bakar bensin.

Selain itu, kemudahan pengisian daya menjadi keunggulan tersendiri. Pengguna dapat melakukan pengisian listrik secara mandiri di rumah, tanpa perlu antre di SPBU.

Untuk meningkatkan transparansi, kendaraan dari pesuhaan asal Kabupaten Kudus ini juga menyediakan fitur kalkulator kendaraan listrik yang memungkinkan pengguna menghitung potensi penghematan. Dalam simulasi, pengguna bisa menghemat hingga Rp4,4 juta per tahun.

Penggunaan G3+ dalam ajang Indonesia Open 2026 menjadi bukti bahwa teknologi lokal mampu memenuhi standar operasional event internasional, sekaligus mendorong transisi menuju mobilitas ramah lingkungan.

“Ini menjadi bukti bahwa inovasi Indonesia mampu tampil di panggung dunia, sekaligus mendukung masa depan yang lebih hijau,” tandasnya. (*)