KUDUS, Kaifanews — Suasana ceria mewarnai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 di KB dan TK AT Tazkya Kudus. Berbagai kegiatan edukatif dikemas dalam konsep bermain sambil belajar agar peserta didik baru merasa nyaman sejak hari pertama menginjakkan kaki di sekolah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Dengan mengenakan kostum dan topi berukuran besar berbentuk buah stroberi hingga melon, mereka terlihat lucu dan menggemaskan saat berkeliling mengenal lingkungan sekolah bersama para guru.

Begitu juga dengan hari sebelumnya dimana anak-anak mengenakan pakaian adat Kudusan dan memancing ikan di kolam playground sembari mengenakan topi bergambar ikan dengan ukuran yang besar.

Serunya MPLS di AT Tazkya, Murid Baru Diajak Bahagia Sebelum Mulai Belajar
Suasana MPLS Tahun Pelajaran 2026/2027 di KB dan TK AT Tazkya Kudus berlangsung meriah. Murid baru mengikuti cooking class, memancing ikan, hingga bermain dengan aneka sayuran. Foto: Ihza Fajar/Kaifanews

Kepala Sekolah KB AT Tazkya, Lilis Rahayu Wardani, S.Psi., S.Pd., mengatakan MPLS bukan sekadar memperkenalkan ruang kelas maupun fasilitas sekolah, tetapi menjadi momentum penting untuk membangun rasa aman dan nyaman bagi anak-anak yang baru memasuki dunia pendidikan.

“Di masa orientasi ini kami ingin anak-anak merasakan bahwa sekolah adalah tempat yang menyenangkan. Ketika mereka merasa nyaman dan bahagia, mereka akan lebih percaya diri untuk berangkat ke sekolah tanpa harus terus didampingi orang tua,” ujarnya saat ditemui pada Jumat 17 Juli 2026.

Menurut Lilis, seluruh kegiatan MPLS dirancang sesuai karakteristik anak usia dini yang lebih mudah belajar melalui pengalaman langsung. Karena itu, proses pengenalan sekolah dikemas dalam aktivitas yang interaktif, menyenangkan, sekaligus mengembangkan berbagai aspek tumbuh kembang anak.

Salah satu kegiatan yang paling diminati adalah cooking class, di mana anak-anak belajar menghias kue dengan aneka topping sesuai kreativitas masing-masing. Aktivitas tersebut tidak hanya melatih motorik halus, tetapi juga mengasah imajinasi, kemandirian, dan rasa percaya diri.

Selain itu, keseruan juga terasa saat para siswa mengikuti kegiatan memancing ikan bersama. Suara tawa dan sorak kegembiraan terdengar ketika mereka berhasil mendapatkan ikan dari kolam. Melalui permainan tersebut, anak-anak diajak belajar melatih kesabaran, fokus, dan keberanian mencoba hal baru.

Serunya MPLS di AT Tazkya, Murid Baru Diajak Bahagia Sebelum Mulai Belajar
Suasana MPLS Tahun Pelajaran 2026/2027 di KB dan TK AT Tazkya Kudus berlangsung meriah. Murid baru mengikuti cooking class, memancing ikan, hingga bermain dengan aneka sayuran. Foto: Ihza Fajar/Kaifanews

Tak hanya itu, guru juga mengajak peserta didik mengenal berbagai jenis sayuran melalui permainan kreatif. Sayuran diubah menjadi aneka bentuk mainan yang menarik sehingga anak lebih akrab dengan makanan sehat sejak dini.

“Melalui kegiatan seperti ini kami berharap anak tidak hanya mengenal sekolah, tetapi juga memiliki pengalaman belajar yang menyenangkan. Kami ingin menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sekaligus membangun rasa ingin tahu mereka terhadap berbagai hal di sekitar,” jelasnya.

Lilis menambahkan, pendekatan pembelajaran di AT Tazkya mengusung kurikulum yang membahagiakan sekaligus mencerdaskan. Seluruh kegiatan dirancang agar anak merasa dicintai, dihargai, dan bebas bereksplorasi sesuai tahap perkembangannya.

Menurutnya, ketika anak telah merasa bahagia berada di sekolah, proses adaptasi akan berlangsung lebih cepat. Mereka pun akan lebih berani berinteraksi dengan guru maupun teman sebaya, sehingga perlahan mampu belajar secara mandiri tanpa harus ditunggui orang tua.

“Tujuan akhirnya adalah anak mencintai sekolah, mencintai proses belajar, dan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri. Kami ingin pengalaman pertama mereka di sekolah menjadi kenangan yang menyenangkan,” pungkasnya.(*)