KUDUS, Kaifanews – Suasana Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kabupaten Kudus mendapat perhatian langsung dari pusat. Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Hafidz Muksin, turun langsung meninjau pelaksanaan MPLS di tiga sekolah, Jumat 17 Juli 2026.
Tiga sekolah yang disambangi yakni SMP Negeri 4 Kudus, TK Pertiwi 071, dan TK Cahaya Nur. Didampingi Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Disdikpora Kudus Arief Dwi Aryanto yang mewakili Kepala Disdikpora, Hafidz memastikan MPLS berjalan edukatif, ramah anak, dan tidak ada perpeloncoan.
Tak hanya meninjau, Hafidz juga membawa bantuan konkret berupa ratusan buku bacaan untuk TK Pertiwi 071 dan TK Cahaya Nur serta bantuan program peningkatan mutu pendidikan Tahun 2026 untuk Kabupaten Kudus.
“Budaya membaca ini pondasinya harus diletakkan sejak usia dini. Ini bukan soal bisa membaca saja, tapi membentuk karakter, memperluas wawasan, dan menguatkan kemampuan literasi anak-anak kita,” ujar Hafidz Muksin.
Ia menegaskan sekolah harus menjadi ruang yang menyenangkan agar anak-anak tumbuh cinta membaca, bukan takut datang ke sekolah.
Sementara itu, Kabid PAUD dan Dikmas Disdikpora Kudus Arief Dwi Aryanto menyambut baik perhatian pemerintah pusat tersebut. Menurutnya, bantuan ini menjadi amunisi penting untuk menggerakkan literasi di satuan PAUD.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari Badan Bahasa. Bantuan buku dan peningkatan mutu ini sangat berarti untuk memperkuat gerakan literasi sekolah dan meningkatkan kualitas layanan PAUD di Kudus,” kata Arief.
Lebih lanjut, Ia berharap kunjungan ini dapat memperkuat sinergi antara pusat dan daerah dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkarakter melalui budaya literasi. (*)








