JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan performa positif pada pembukaan perdagangan Rabu (11/3/2026) pagi. Indeks kebanggaan bursa domestik ini dibuka menguat 0,59 persen dan menyentuh level 7.484,77 saat bel perdagangan berbunyi.
Satu menit berjalan, penguatan indeks terpantau mulai terbatas pada angka 0,43 persen ke posisi 7.472. Sebanyak 317 saham bergerak di zona hijau, sementara 145 saham melemah dan 496 lainnya cenderung stagnan.
Nilai transaksi awal perdagangan telah menyentuh angka Rp787 miliar dengan volume 1,2 miliar lembar saham. Mayoritas indeks sektoral kompak menguat pagi ini, mulai dari sektor keuangan hingga teknologi yang atraktif.
Laju positif IHSG turut diikuti oleh kenaikan pada sejumlah indeks saham pilihan lainnya di Bursa Efek Indonesia. Indeks LQ45 tercatat naik 0,32 persen ke level 762, sementara indeks JII menguat 0,43 persen pagi ini.
Indeks MNC36 dan IDX30 juga tidak ketinggalan dengan mencatatkan kenaikan masing-masing sebesar 0,52 persen dan 0,51 persen. Hal ini menunjukkan minat investor terhadap saham-saham berkapitalisasi besar masih terjaga dengan cukup stabil.
Hampir seluruh sektor industri berada di zona hijau, termasuk sektor konsumer siklikal, properti, hingga infrastruktur dan kesehatan. Namun, sektor energi menjadi satu-satunya yang mengalami pelemahan di tengah tren kenaikan sektor lainnya hari ini.
Kondisi ini mencerminkan adanya rotasi minat investor yang mulai beralih ke sektor perbankan dan teknologi nasional. Meskipun penguatan cenderung terbatas, optimisme pelaku pasar terlihat masih mendominasi pergerakan harga saham secara kolektif.
Tiga saham yang memimpin barisan top gainers pagi ini adalah PT Insight Investment Management Tbk (XILV). Saham PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) dan PT Pakuan Tbk (UANG) juga mencatatkan kenaikan harga yang signifikan.
Di sisi lain, posisi top losers dihuni oleh emiten PT Indospring Tbk (INDS) dan PT Hotel Fitra International Tbk (FITT). Saham PT Ciptadana Asset Management Tbk (XCIS) juga tercatat mengalami tekanan jual pada awal transaksi perdagangan.(*)








