KUDUS, Kaifanews — Target besar langsung ditegaskan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) gabungan Partai Persatuan Pembangunan di Kudus, Jepara, dan Demak. Partai berlambang Ka’bah itu membidik satu tujuan utama yakni kembali menempatkan wakilnya di parlemen nasional.
Muscab yang digelar di Hotel Horison Kudus pada Minggu 26 April 2026 tersebut menjadi ajang konsolidasi penting untuk memperkuat struktur organisasi di tingkat daerah.
Bendahara Umum DPP PPP, Imam Fauzan Amir Uskara, menegaskan bahwa pelaksanaan Muscab secara gabungan bukan hal yang menyimpang dari aturan partai.
“Tidak ada aturan yang melarang Muscab digelar bersama-sama. Ini tetap sah dan sesuai mekanisme organisasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Muscab merupakan amanat konstitusi partai yang harus dilaksanakan paling lambat tiga bulan setelah Musyawarah Wilayah. Karena itu, seluruh DPC didorong segera menuntaskan proses tersebut sebagai bagian dari penguatan kelembagaan.
Berbeda dari pola sebelumnya, forum kali ini tidak memilih ketua DPC secara langsung. Sebagai gantinya, peserta Muscab membentuk tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan lengkap, termasuk posisi strategis partai.
Jumlah formatur disesuaikan dengan jumlah kecamatan di masing-masing daerah. Untuk wilayah dengan hingga 14 kecamatan, formatur terdiri dari lima orang, sedangkan daerah dengan lebih dari 15 kecamatan diisi tujuh orang.
“Formatur inilah yang nantinya menyusun struktur kepengurusan, mulai dari ketua hingga unsur majelis partai,” jelasnya.
Di balik mekanisme tersebut, PPP menegaskan fokus utamanya adalah memperkuat soliditas internal sebagai bekal menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Arahannya jelas, targetnya satu, yaitu kembali ke Senayan,” tegasnya.
Ia juga menanggapi dinamika yang terjadi di tingkat pusat. Menurutnya, perbedaan pandangan di internal DPP merupakan hal lumrah dan tidak akan mengganggu kerja-kerja konsolidasi di daerah.
“Dinamika di pusat itu biasa. Yang penting, kader di daerah tetap fokus memperkuat organisasi dan basis dukungan,” paparnya.
Melalui Muscab gabungan ini, PPP berharap segera terbentuk kepengurusan baru yang solid dan siap bekerja. Dengan fondasi organisasi yang lebih kuat, partai optimistis mampu meningkatkan kinerja politik sekaligus memperluas dukungan masyarakat di tiga wilayah tersebut.
“Dengan struktur yang solid, kami yakin bisa bergerak lebih efektif untuk mencapai target politik ke depan,” tandasnya. (*)







