KUDUS, Kaifanews — Upaya memperkuat stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Kudus dan sekitarnya terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Hal itu terlihat saat Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menerima kunjungan Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Jawa Tengah Kombes Pol Noor Hudaya di Pringgitan Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa 7 April 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat namun sarat pembahasan strategis, khususnya terkait penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban masyarakat.

Dalam kesempatan itu, salah satu topik yang dibahas adalah rencana peningkatan status Kompi Brimob yang berada di Kabupaten Pati menjadi Batalyon Brimob. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari strategi penguatan kapasitas pengamanan wilayah di Jawa Tengah, termasuk kawasan eks-Karesidenan Pati.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan dukungan terhadap rencana tersebut. Menurutnya, penguatan struktur Brimob akan berdampak positif terhadap kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan maupun situasi darurat lainnya.

Ia juga menegaskan bahwa keamanan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan daerah dan aktivitas masyarakat.

“Kami menyambut baik rencana peningkatan status tersebut. Tentu ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem keamanan wilayah,” ujarnya.

Kompi Brimob Pati Bakal Naik Status Jadi Batalyon, Sinergi Keamanan Wilayah Kudus Dipererat
Suasana pertemuan Bupati Kudus, Kapolres Kudus, dan Dansat Brimob Polda Jateng membahas penguatan sinergi keamanan wilayah di Pringgitan Pendapa Kudus. Foto: Ihza Fajar/Kaifanews

Sam’ani menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kudus siap membuka ruang koordinasi lanjutan sebagai bentuk dukungan konkret terhadap upaya penguatan keamanan tersebut. Sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan satuan Brimob dinilai sangat penting dalam menciptakan kondisi wilayah yang aman dan kondusif.

Selain itu, kolaborasi yang terjalin juga diharapkan mampu meningkatkan kecepatan respons terhadap berbagai potensi kerawanan, baik dalam penanganan bencana, pengamanan kegiatan masyarakat, maupun situasi kontinjensi lainnya.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Jawa Tengah Kombes Pol Noor Hudaya menegaskan pentingnya kerja sama yang solid antara seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas daerah. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memperkuat tugas-tugas kepolisian di lapangan.

Audiensi tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat komunikasi dan koordinasi antara jajaran kepolisian dengan Pemerintah Kabupaten Kudus agar tercipta sinergi yang semakin efektif.

“Kami berharap sinergi ini terus terjaga sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif,” katanya.

Dengan adanya penguatan kolaborasi tersebut, diharapkan wilayah Kudus dan sekitarnya semakin tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kami siap berkoordinasi dan mendukung langkah-langkah strategis demi terciptanya wilayah yang aman, tangguh, dan kondusif,” tandasnya. (*)