KUDUS, Kaifanews — Perayaan Hari Kretek Nasional di Kudus tahun ini akan diisi dengan Puja Doa Kretek atau Umbul Donga Kretek. Prosesi yang telah digelar rutin sejak 2017 itu kembali berlangsung di kompleks Monumen Kretek Indonesia, Djarum Oasis Kretek Factory, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Puja Doa Kretek menjadi ruang untuk mengenang sekaligus mensyukuri perjalanan kretek yang telah tumbuh bersama kehidupan masyarakat dan berkembang dari keterampilan tradisional hingga industri modern.
Tahun ini, kegiatan mengangkat tema “Kretek, Adikarya Nusantara sebagai Kekuatan Budaya”. Refleksi atau renungan mengenai kretek akan disampaikan Ketua Lesbumi Kudus, Abud SB Runcing.
Rangkaian kegiatan tidak hanya berupa doa. Prosesi akan diawali dengan sejumlah pertunjukan seni, di antaranya pembacaan puisi “Pamflet Kretek” oleh Anang Ma’ruf, pembacaan Kronika Kretek oleh Ghofar dan Erin, serta Kretek Performance Art oleh Anggi.
Setelah itu, Teater Djarum bersama para Kretekus dan masyarakat akan menjalankan prosesi Puja Doa Kretek dengan membawa sejumlah uba rampe. Di antaranya tembakau, cengkeh, rempah-rempah, tumpeng dan perlengkapan lainnya.
Prosesi tersebut dikemas dalam lampah ratri, perjalanan malam yang menjadi bagian dari rangkaian Umbul Donga Kretek.
Narasumber kegiatan, Asa Jatmiko, mengatakan Puja Doa Kretek menjadi momentum untuk mengajak masyarakat melihat kretek tidak hanya dari sisi industri, tetapi juga perjalanan pengetahuan dan keterampilan yang diwariskan antargenerasi.
“Puja Doa Kretek menjadi momentum untuk mensyukuri keberadaan kretek dengan segala kebermanfaatannya bagi masyarakat dan bangsa ini,” ujarnya.
Menurutnya, kretek telah menjadi bagian dari perjalanan kebudayaan masyarakat, khususnya di Kudus. Pengetahuan mengenai bahan, pengolahan hingga keterampilan dalam membuat kretek berkembang dari generasi ke generasi.
Kegiatan tersebut terbuka untuk masyarakat umum. Penyelenggara juga mengajak aktivis kretek, pelaku industri kretek hingga masyarakat untuk hadir dan mengikuti prosesi yang menjadi bagian dari peringatan Hari Kretek Nasional tersebut.
Puja Doa Kretek dijadwalkan berlangsung mulai pukul 21.30 WIB pada Sabtu, 3 Oktober 2026 di Monumen Kretek Indonesia, Djarum Oasis Kretek Factory. Prosesi doa sendiri menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga malam.
“Melalui kegiatan ini, kretek ditempatkan sebagai bagian dari refleksi budaya sekaligus ruang untuk merawat ingatan mengenai pengetahuan, tradisi dan perjalanan masyarakat yang telah berlangsung lintas generasi,” tandasnya.









