KUDUS, Kaifanews — All-Stars Kudus kembali membuktikan diri sebagai kekuatan utama sepak bola putri usia dini Indonesia. Bermain di hadapan ribuan pendukung di Supersoccer Arena, Kudus, tim tuan rumah sukses mempertahankan gelar juara MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026 setelah menaklukkan All-Stars Jakarta melalui drama adu penalti dengan skor 4-3, usai bermain imbang tanpa gol sepanjang waktu normal, Minggu 28 Juni 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Scroll Untuk Lanjut Membaca

Keberhasilan ini memastikan Kudus meraih gelar secara beruntun atau back to back dalam turnamen yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife tersebut. Sepanjang kompetisi yang berlangsung sejak 23 Juni, tim-tim terbaik dari berbagai kota saling beradu kualitas sebelum akhirnya Kudus kembali berdiri di podium tertinggi.

Partai final berlangsung ketat sejak peluit awal dibunyikan. Kudus maupun Jakarta sama-sama tampil disiplin dengan permainan cepat yang mengandalkan transisi menyerang. Perebutan bola lebih banyak terjadi di sektor tengah lapangan, sementara kedua lini belakang tampil solid sehingga peluang bersih sulit tercipta.

Kudus sempat memperoleh kesempatan emas pada menit kesembilan melalui tendangan bebas Renanthera Aluna Addya Putri. Namun, bola masih mampu diamankan penjaga gawang Jakarta, Erza Khalifa Sakhi. Tak lama berselang, Jakarta memperoleh peluang serupa, tetapi eksekusi Albianca Raula masih melambung di atas mistar gawang.

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan semakin meningkat. Jakarta beberapa kali mengancam lewat tembakan jarak jauh, sedangkan Kudus memilih meningkatkan tekanan sejak lini depan untuk memaksa lawan melakukan kesalahan.

Situasi sempat berubah ketika kapten Jakarta, Andien Haifa Syakira, harus meninggalkan lapangan akibat cedera pada menit ke-29 dan digantikan Aqila Alexa Putri. Meski demikian, intensitas pertandingan tidak menurun. Kedua tim terus berupaya mencari gol kemenangan hingga menit-menit akhir.

Kudus memperoleh peluang terakhir melalui sepak pojok yang dikirim kapten tim, Rere Zenita Farza. Namun kokohnya pertahanan Jakarta membuat skor tetap 0-0 hingga peluit panjang dibunyikan. Penentuan juara pun harus dilakukan melalui adu penalti.

Pada babak tos-tosan itu, ketenangan para pemain Kudus menjadi pembeda. Penjaga gawang Queisha Sava Azzalfa tampil sebagai pahlawan setelah menggagalkan dua eksekusi penalti lawan, sekaligus membawa timnya menang 4-3 dan kembali mengangkat trofi juara.

“Tadi pertandingannya memang panas dan sampai adu penalti. Tapi kita sudah fokus dan sudah kerja keras, akhirnya bisa juara,” ujarnya.

Suasana kick off pertandingan final MLSC 2026 di SSA Kudus. Foto: Ihza Fajar/Kaifanews

Queisha mengungkapkan, skenario adu penalti sebenarnya telah dipersiapkan sejak masa latihan menjelang laga puncak sehingga seluruh pemain sudah mengetahui tugas masing-masing apabila pertandingan harus ditentukan dari titik putih.

Pelatih Kepala All-Stars Kudus, Yayat Hidayat, menilai keberhasilan mempertahankan gelar tidak lepas dari kerja keras seluruh pemain selama menjalani pemusatan latihan. Menurutnya, kekompakan yang terbangun selama persiapan menjadi modal penting menghadapi pertandingan-pertandingan berat.

Ia juga menilai MilkLife Soccer Challenge terus memberi dampak positif terhadap pembinaan sepak bola putri Indonesia karena menjadi wadah lahirnya pemain-pemain muda potensial dari berbagai daerah.

“Selama ini Indonesia kesulitan mencari bibit pemain sepak bola perempuan. Dengan adanya MilkLife Soccer Challenge ini sangat membantu mendapatkan pemain terbaik. Hal itu tentu sangat positif dan harapan saya MLSC ini tetap berlanjut di tahun-tahun ke depan,” katanya.

Di kubu lawan, Pelatih All-Stars Jakarta, Arifin, tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya meski gagal membawa pulang trofi. Ia mengakui timnya tidak memiliki persiapan khusus menghadapi kemungkinan adu penalti.

“Kita jujur tidak ada persiapan sama sekali untuk adu penalti. Bahkan tadi saat memilih penendang, pemain kita tidak ada yang siap, bahkan sampai ada yang menangis. Tapi dengan hasilnya, saya sangat bangga dengan tim saya,” ucapnya.

Selain menutup rangkaian MLSC All-Stars 2026, panitia juga mengumumkan pemain-pemain terbaik yang akan memperkuat Indonesia pada ajang SingaCup 2026 di Singapura.

Kapten All-Stars Samarinda kelompok usia U-12, Adiba Sanas Primayuga, mengaku tidak menyangka terpilih mewakili Indonesia. Menurutnya, kesempatan tampil di level internasional menjadi pengalaman yang sangat berharga.

“Saya enggak tahu ya kalau bisa terpilih, tapi yang pasti senang, bahagia, campur aduk, enggak nyangka juga bisa terpilih ke Singapura. Kita optimis biar bisa juara satu di sana,” ujarnya.

Rasa syukur juga disampaikan pemain U-14, Euis Siti Farhatus Sa’adah, yang akan menjadi bagian skuad Indonesia pada SingaCup 2026.

“Enggak nyangka banget, puji syukur. Kirain enggak bakal kepilih, ternyata kepilih tadi nama saya disebut. Saya akan berjuang semaksimal mungkin untuk bisa jadi juara,” tandasnya. (*)

Berikut Daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge All-Stars:

Champion : All-Stars Kudus

Runner-up : All-Stars Jakarta

3rd Place : All-Stars Surabaya 

Best Goal Keeper : Syafira Azzahra – All-Stars Surabaya

Best Player : Sabrina Dwi Ristiyana – All-Stars Kudus

Top Scorer : Garneta Falentina Imelda – All-Stars Malang (4 gol)

  Giada Soebianto – All-Stars Kudus (4 gol)

  Ika Wonda – All-Stars Solo (4 gol)

  Nadia Shakila Azzahra – All-Stars Yogyakarta (4 gol)

  Rara Zenita Fatin – All-Stars Kudus (4 gol)

  Yumna Naziya Fina – All Stars Semarang (4 gol)

Berikut line-up tim SingaCup 2026 (nama – asal sekolah – tim – posisi):

MilkLife Strikers Girls U-12

  1. Kanaya Izzati Lathifa – SD Bukit Aksara Semarang – All-Stars Semarang (Kiper)
  2. Shafira Althafunnisa Azzahra – SD Djama’atul Ichwan Surakarta – All-Stars Solo (Kiper)
  3. Danisa Anindya Nuha Zahira – SD Nglarang Kab. Sleman – All-Stars-Yogyakarta (Belakang)
  4. Hafiza Khaira Lubna Lista – SDN Jambean 2 Pati – All-Stars Kudus (Belakang)
  5. Andien Haifa Syakira – SD Cinta Kasih Tzu Chi Jakarta Barat – All-Stars Jakarta (Belakang)
  6. Sabrina Dwi Ristiyana – SDN Jambean 2 Pati – All-Stars Kudus (Belakang)
  7. Bilqis Nur Hidayah – SDN Klampis Ngasem 1 Surabaya – All-Stars Surabaya (Belakang)
  8. Adiba Sanas Primayuga – SDN 002 Kota Samarinda – All-Stars Samarinda (Belakang)
  9. Adelice Maureen Hanum Faisal – SDN Lowokwaru 3 Malang- All-Stars Malang (Tengah)
  10. Keyla Azzahra Putri – SDN Sumberjaya 2 Bekasi – All-Stars Tangerang (Tengah)
  11. Locita Waranggani Olah Nismara – SDN Pacarkeling V/186 Surabaya – All-Star-Surabaya (Tengah)
  12. Jesshica – SDK Santa Maria Goretti Surabaya – All-Stars Surabaya (Tengah)
  13. Emily Zitara – SDN Manukan Kulon Surabaya – All-Stars Surabaya (Depan)
  14. Ika Wonda – SD Kristen Manahan Surakarta – All-Stars Solo (Depan)
  15. Angelina P S Mongan – SDN Kunciran 4 Tangerang – All-Stars Tangerang (Depan)
  16. Nadia Shakila Azzahra – SD Muhammadiyah Karangploso Kab. Bantul – All-Stars Yogyakarta (Depan)
    MilkLife Kickers Girls U-14

    1. Syafira Azzahra – SDN Rungkut Kidul II/581 Surabaya – All-Stars Surabaya (Kiper)
    2. Queisha Sava Azzalfa – SDUT Bumi Kartini Jepara – All-Stars Kudus (Kiper)
    3. Alika Nayla Putri Jabbar – SDN Manukan Kulon II/499 Surabaya- All-Stars Surabaya (Belakang)
    4. Helga Cahya Yudi Sadira – SDN Kebayoran Lama Selatan 19 Jakarta Selatan – All-Stars Jakarta (Belakang)
    5. Renanthera Aluna Addya Putri – SDUT Bumi Kartini Jepara – All-Stars Kudus (Belakang)
    6. Giada Soebianto – Edison Elementary School USA – All-Stars Kudus (Tengah)
    7. Garneta Falentina Imelda – SDN 1 Tumpakrejo Kab. Malang – All-Stars Malang (Tengah)
    8. Rere Zenita Farza – SDUT Bumi Kartini Jepara – All-Stars Kudus (Tengah)
    9. Ananda Nindy Dwi Berlian – SDN Lowokwaru 4 Malang – All-Stars Malang (Tengah)
    10. Askana Sakhi Falihah – SDN 01 Daru Karangpandan Kab. Karanganyar – All-Stars Solo (Tengah)
    11. Alisa Makaila Fakhira – SDN Margahayu 3 Bekasi – All-Stars Bekasi (Tengah)
    12. Albianca Raula – SDN Kebagusan 03 Jakarta Selatan – All-Stars Jakarta (Tengah)
    13. Riyanti Saffana Suryani – SDN 129 Rancasawo Margasari Bandung – All-Stars Bandung (Tengah)
    14. Euis Siti Farhatus Sa’adah – SDN Mampang 2 Jakarta Selatan – All-Stars Jakarta (Tengah)
    15. Yumna Naziya Fina – MII Karangsari Kab. Pekalongan –  All-Stars Semarang (Tengah)
    16. Anisa Tri Sholica – SDN Cideng 04 Jakarta Pusat – All-Stars Jakarta (Depan)
    17. Janeeta Alodya – SDN Sendangmulyo 04 Semarang – All-Stars Semarang (Depan)
    18. Rara Zenita Fatin – SDUT Bumi Kartini Jepara – All-Stars Kudus (Depan) (*)