KUDUS, Kaifanews — Bakat dan ketekunan menjadi kunci bagi Cecilia Agsenia Setiawan dalam menekuni dunia seni tari. Siswi kelas VII SMP Negeri 1 Kudus berusia 13 tahun ini mulai mengenal tari sejak duduk di bangku sekolah dasar dan kini terus mengembangkan kemampuannya melalui berbagai ajang lomba.
Cecilia mengaku awalnya tidak memiliki rencana khusus untuk terjun ke dunia tari. Ia justru mulai menari karena mengikuti kegiatan sekolah saat kelas IV SD.
“Awalnya saya ikut tari waktu kelas 4 SD, awalnya karena diminta ikut saja. Tapi lama-lama jadi suka dan akhirnya ketagihan,” ujarnya saat dihubungi pada Senin 6 April 2026.
Sejak saat itu, ketertarikannya pada seni tari terus tumbuh. Ia bahkan pernah mengikuti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) cabang seni tari dan berhasil meraih juara III tingkat kabupaten.
“Saya pernah ikut FLS2N cabang seni tari dan alhamdulillah bisa dapat juara tiga tingkat kabupaten dan itu menjadikan saya lebih termotivasi untuk terus berkembang,” katanya.
Saat ini Cecilia juga sedang mempersiapkan diri untuk kembali mengikuti ajang lomba seni tari tingkat pelajar. Ia mengaku rutin berlatih agar dapat memberikan penampilan terbaik.
“Sekarang saya juga sedang persiapan lomba tari lagi, jadi harus lebih rajin latihan,” jelasnya.
Selain aktif dalam kegiatan tari di sekolah, Cecilia juga menyempatkan diri mengikuti latihan tambahan di luar jam pelajaran untuk meningkatkan teknik dan kemampuan tampilnya di atas panggung.
Meski sempat mencoba olahraga lain seperti badminton, Cecilia akhirnya memutuskan untuk lebih fokus mengembangkan bakatnya di bidang seni tari.
“Saya dulu juga pernah ikut badminton, tapi sekarang sudah tidak supaya bisa lebih fokus ke tari,” ucapnya.
Dalam dunia tari tradisional, Cecilia mengaku lebih menyukai tari kreasi karena menurutnya memberikan ruang lebih untuk berekspresi.
“Kalau tari tradisional saya biasanya lebih suka tari kreasi,” paparnya.
Selain menari, Cecilia juga memiliki minat di bidang seni lain seperti menyanyi. Namun saat ini ia memilih memprioritaskan tari sebagai bidang yang ingin ia tekuni secara serius.
Tidak hanya aktif dalam lomba, Cecilia juga pernah dipercaya menjadi bagian dari tim penyambutan tamu kehormatan dalam sebuah acara sekolah. Ia mengaku bangga mendapatkan kesempatan tersebut karena menjadi pengalaman berharga baginya.
“Saya senang dan bangga bisa ikut menjadi bagian dari tim penyambutan tamu di acara sekolah,” ujarnya.
Dengan dukungan dari guru dan sekolah, Cecilia berharap bisa terus mengembangkan bakatnya dan meraih prestasi yang lebih tinggi di bidang seni tari.
“Saya ingin terus belajar dan semoga bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi di bidang tari,” tandasnya. (*)








