KUDUS, Kaifanews — Suara anak panah yang melesat bersahutan memenuhi arena Supersoccer Arena Rendeng selama tiga hari terakhir. Sejak Kamis hingga Sabtu, ratusan pemanah usia dini dari berbagai daerah di Jawa Tengah unjuk kemampuan dalam ajang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Total 562 atlet muda ambil bagian dalam turnamen ini. Mereka berasal dari 120 SD/MI dan 17 SMP/MTs, membawa semangat kompetisi sekaligus kebanggaan sekolah masing-masing. Setiap bidikan menjadi penentu, setiap poin menjadi perebutan, dalam suasana yang kompetitif namun tetap menjunjung sportivitas.

Kompetisi yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini membagi peserta ke dalam lima kategori, yakni Nasional U-10, U-13, U-15, serta PVC U-10 dan U-13. Para peserta tidak hanya bertanding secara individu, tetapi juga dalam format beregu.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan bagian dari proses panjang pembinaan atlet usia dini.

“Ajang seperti ini penting untuk menjaga keberlanjutan pembinaan atlet. Mereka tidak hanya mengasah teknik, tetapi juga mental dan kepercayaan diri saat bertanding,” ujarnya usai perebutan gelar juara pada Sabtu 2 Mei 2026.

Ia menambahkan, kesempatan bertanding secara rutin menjadi bekal penting bagi para atlet muda untuk berkembang lebih jauh.

“Kami ingin mereka punya pengalaman bertanding yang cukup sejak dini. Dari sini, diharapkan lahir atlet-atlet panahan yang mampu berprestasi di tingkat lebih tinggi, bahkan membawa nama Indonesia,” paparnya.

Atmosfer pertandingan pun terasa berbeda. Di satu sisi, terlihat keseriusan para peserta membidik target. Di sisi lain, dukungan orang tua dan guru menambah semangat para atlet muda yang tengah menapaki jalur prestasi.

“MilkLife Archery Challenge bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana anak-anak belajar bertumbuh melalui proses, pengalaman, dan keberanian untuk terus membidik target yang lebih tinggi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Vera Eka Wardani, menilai keikutsertaan peserta yang semakin beragam usia menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekosistem panahan di level akar rumput.

Menurutnya, atmosfer kompetisi yang terbentuk juga menunjukkan kualitas yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Para peserta tampil bukan hanya dengan ketepatan bidikan, tetapi juga ketenangan dan sportivitas yang tinggi.

“Pada seri ini kami menyesuaikan dengan regulasi dari PB Perpani dengan menggunakan kategori umur ‘Under’. Tujuannya agar lebih banyak atlet usia dini bisa berpartisipasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, langkah tersebut diharapkan mampu menumbuhkan minat siswa terhadap olahraga panahan sejak awal. Dengan semakin banyaknya anak yang terlibat, proses regenerasi atlet diyakini akan berjalan lebih kuat dan berkelanjutan.

“Harapannya, kecintaan terhadap panahan bisa tumbuh sejak dini. Dari situ, akan terbentuk regenerasi atlet yang berkualitas dan siap berkontribusi untuk prestasi Indonesia, karena mereka sudah ditempa melalui turnamen kompetitif seperti ini,” paparnya, tandasnya. (*)

562 Talenta Panahan Muda Adu Akurasi di Supersoccer Arena Kudus
Pemanah muda berlaga di Supersoccer Arena Rendeng Kudus. Dok: MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1.

Berikut daftar pemenang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1:

A. Nasional U-15 Putri

  1. Gold – Nadia Salsabila – SMP Islam Diponegoro Surakarta
  2. Silver – Putri Gaby Denillo Julianto – SMP Negeri 1 Kebumen

B. Nasional U-15 Putra

  1. Gold – Fathir Athailla Afandi – SMP Insan Gemilang
  2. Silver – Althaf Rafi Syarif – SMP Muhammadiyah Plus Salatiga

C. Nasional U-13 Putri

  1. Gold – Aisyah Aulia Syifaunnisa – MIN 2 Wonogiri
  2. Silver – Naura Ulya Nur Asriati – MIN 2 Sukoharjo

D. Nasional U-13 Putra

  1. Gold – Judistira Putra Wiarta – SD Umar Bin Khatab Juwana
  2. Silver – Array Adhyasta Pranaja – SD Negeri Pati Kidul 01

E. Nasional U-10 Putri

  1. Gold – Latisya Innara Surya Putri – SD Negeri 7 Wonogiri
  2. Silver – Azka Aulia Nurinnajwa – SD Islam Al Furqon

F. Nasional U-10 Putra

  1. Gold – Ardifa Oceano Mahasin – SD Muhammadiyah 02 Bendan
  2. Silver – Nurulli Hidayatulloh – SD Umar Bin Khatab Juwana

G. PVC U-13 Putri

  1. Gold – Annahiza Qiana Syakira – SD Islam Terpadu Al Ihsan
  2. Silver – Naura Ulya Nur Asriati – MIN 2 Sukoharjo

H. PVC U-13 Putra

  1. Gold – Ahmad Umar Al Fatih – MIM Al Tanbih
  2. Silver – Muhammad Rajib Mahasin – MIN Kudus

I. PVC U-10 Putri

  1. Gold – Anindhita Keysia Sukmawardhana – MI NU Banat Kudus
  2. Silver – Alesha Makaila Kheiran – SD Al Islam Pengkol

J. PVC U-10 Putra

  1. Gold – Louis Kafabillah Hasan – SDUT Bumi Kartini Jepara
  2. Silver – Ahmad Sholahuddin Yusuf Al Ayy – MIM Al Tanbih