Kaifanews — Menjelang Idul Fitri Ramadan 2026, kebutuhan LPG subsidi diperkirakan meningkat signifikan. Untuk memastikan masyarakat tetap mudah mendapatkan gas bersubsidi, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menyalurkan tambahan pasokan LPG 3 kilogram dalam jumlah besar di wilayah Jawa Tengah, termasuk Semarang dan kawasan Muria Raya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Total tambahan pasokan yang digelontorkan mencapai 710.160 tabung atau setara 2.130 metrik ton. Penyaluran ini merupakan extra dropping atau tambahan distribusi di luar alokasi harian reguler yang selama ini sudah berjalan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan konsumsi LPG rumah tangga yang hampir selalu terjadi selama bulan Ramadan.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menjelaskan bahwa keputusan penambahan pasokan merupakan hasil evaluasi bersama pemerintah daerah setelah melihat tren konsumsi masyarakat pada periode Ramadan tahun-tahun sebelumnya.

“Extra dropping ini merupakan hasil evaluasi bersama pemerintah daerah atas tren peningkatan konsumsi selama Ramadan. Tambahan 710.160 tabung akan disalurkan secara bertahap mulai hari ini hingga minggu depan dan akan terus kami evaluasi sesuai perkembangan kebutuhan di lapangan,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Kamis (26/2/2026).

Menurutnya, tambahan distribusi tersebut difokuskan untuk memperkuat stok di pangkalan resmi agar masyarakat tetap memperoleh LPG 3 kilogram dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

Pertamina memastikan distribusi langsung menyasar pangkalan resmi sehingga rantai pasok tetap terjaga dan tidak terjadi kelangkaan di tingkat masyarakat.

Selain menjaga ketersediaan, Pertamina juga mengingatkan masyarakat agar membeli LPG subsidi di pangkalan resmi. Hal ini penting untuk memastikan harga yang dibayarkan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Masyarakat dapat menemukan lokasi pangkalan resmi melalui laman subsiditepatlpg.mypertamina.id dengan memasukkan lokasi tempat tinggal untuk mengetahui titik distribusi terdekat.

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak membeli LPG 3 kilogram dengan harga di atas HET, terutama dari penjual tidak resmi yang memanfaatkan tingginya permintaan selama Ramadan.

“Secara rata-rata di setiap desa atau kelurahan terdapat sekitar sembilan hingga sepuluh pangkalan resmi LPG 3 kilogram yang telah terdaftar dan diawasi, sehingga akses masyarakat terhadap LPG subsidi tetap terjaga,” jelasnya.

Melalui tambahan pasokan ini, Pertamina berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan energi rumah tangga.

“Ke depan, Pertamina akan terus melakukan monitoring distribusi secara intensif serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna memastikan penyaluran LPG subsidi berjalan lancar, tepat sasaran, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sepanjang Ramadan,” tandasnya.