KUDUS, Kaifanews — Pembangunan fasilitas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kudus melaju kencang. Di tengah target dari pemerintah pusat, puluhan unit kini telah berdiri, sementara sisanya terus digenjot pengerjaannya di berbagai titik.
Data terbaru menunjukkan, sebanyak 41 unit fasilitas KDMP sudah rampung dibangun. Di saat yang sama, 49 unit lainnya masih dalam proses pengerjaan dan ditargetkan segera menyusul.
Komandan Distrik Militer 0722/Kudus, Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie, mengungkapkan percepatan pembangunan ini menjadi fokus utama agar seluruh target dapat tercapai sesuai jadwal yang ditentukan.
“Per hari ini, total yang sudah selesai dibangun ada 41 unit. Sedangkan yang masih dalam proses pengerjaan sebanyak 49 unit,” ujarnya saat dihubungi pada Sabtu 25 April 2026.
Tak hanya bangunan fisik, fasilitas penunjang juga mulai dilengkapi secara bertahap. Beberapa titik bahkan sudah dipasangi perangkat pendingin ruangan sebagai bagian dari kesiapan operasional.
“Untuk AC, saat ini sudah datang dan terpasang di lima titik. Instalasinya juga sudah selesai,” jelasnya.
Meski demikian, belum semua kebutuhan tersedia. Kendaraan operasional yang nantinya akan menunjang aktivitas KDMP masih dalam tahap distribusi dari pemerintah pusat. Pihaknya pun memilih bersabar sembari menunggu giliran.
“Kendaraan masih kita tunggu. Kalau melihat wilayah lain sudah mulai datang, kemungkinan di Kudus juga segera menyusul,” katanya.
Di sisi lain, masyarakat juga masih harus menunggu waktu peluncuran resmi fasilitas tersebut. Hingga kini, jadwal operasional KDMP di Kudus belum ditetapkan karena masih menunggu arahan langsung dari pusat.
“Nanti untuk launching kita menunggu instruksi dari pusat. Kalau sudah ada jadwalnya, tentu akan kami informasikan dan mengundang rekan-rekan media,” paparnya.
Secara keseluruhan, jumlah fasilitas yang ditargetkan dalam program ini mencapai lebih dari seratus unit. Progres yang telah dicapai sejauh ini dinilai cukup menggembirakan, meski seluruhnya belum sepenuhnya selesai.
Saat ini, seluruh fasilitas yang telah berdiri juga belum difungsikan. Pemerintah masih memprioritaskan penyelesaian pembangunan secara menyeluruh sebelum masuk tahap operasional.
“Dengan percepatan yang terus dilakukan, kami berharap seluruh fasilitas segera rampung dan bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tandasnya. (*)








