KUDUS, Kaifanews — Musyawarah Cabang (Muscab) gabungan Partai Persatuan Pembangunan di tiga daerah meliputi Kudus, Jepara, dan Demak berjalan dengan pola tak biasa.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Alih-alih memilih ketua secara langsung, forum justru membentuk tim formatur untuk menentukan arah kepemimpinan partai ke depan.

Kegiatan yang digelar di Hotel Horison Kudus pada Minggu 26 April 2026, itu menjadi titik awal konsolidasi internal PPP menjelang agenda politik mendatang.

Ketua DPC PPP Kudus, Zainuddin, menjelaskan bahwa sistem formatur dipilih untuk meredam potensi gesekan yang kerap muncul dalam pemilihan langsung.

“Dalam Muscab ini kita tidak memilih ketua secara langsung, tetapi membentuk tim formatur yang akan menyusun kepengurusan lengkap,” ujarnya.

Tim formatur tersebut terdiri dari unsur DPC, PAC, serta badan otonom partai. Mereka diberi mandat menyaring dan menyiapkan masing-masing tiga nama untuk posisi strategis, yakni ketua, sekretaris, dan bendahara.

Nama-nama itu nantinya akan diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat melalui Dewan Pimpinan Wilayah untuk ditetapkan sebagai kepengurusan definitif.

Zainuddin menilai, mekanisme ini memberi ruang kompromi yang lebih luas sekaligus menjaga soliditas kader di tengah dinamika internal partai.

“Kalau pemilihan langsung, sering muncul kompetisi yang berpotensi memecah. Dengan formatur, semua tetap bisa dirangkul untuk membesarkan partai bersama,” jelasnya.

Ia menegaskan, peluang tetap terbuka bagi seluruh kader, termasuk petahana yang kembali masuk dalam bursa calon. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari proses demokrasi internal yang tetap dijaga.

Selain penataan struktur, PPP Kudus juga memasang target ambisius pada Pemilu 2029. Dari capaian saat ini, partai berlambang Ka’bah itu membidik minimal empat kursi DPRD.

“Persaingan di Kudus memang ketat, tapi kami optimistis bisa menambah kursi. Target minimal empat kursi,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Jepara, Maskuri, menilai kondisi internal partainya relatif solid. Ia menekankan pentingnya kesiapan menghadapi tahapan verifikasi faktual sebagai pintu masuk menuju Pemilu 2029.

“Yang terpenting sekarang kesiapan verifikasi. Itu kunci agar PPP bisa tetap ikut pemilu,” ujarnya.

Maskuri berharap seluruh struktur partai, dari tingkat cabang hingga anak cabang, semakin aktif menguatkan basis dukungan masyarakat sekaligus menjaga kekompakan kader.

“Kami ingin seluruh jajaran bergerak bersama, memperkuat organisasi dan memastikan PPP tetap eksis serta kompetitif ke depan,” tandasnya. (*)