KUDUS, Kaifanews — Sebanyak 140 perantau asal kota Kretek yang bekerja di wilayah Jakarta dan sekitarnya akhirnya tiba di kampung halaman melalui program mudik gratis, Minggu (16/3/2026) malam.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Rombongan kloter pertama tersebut tiba di Pendapa Kabupaten Kudus menggunakan lima armada bus yang telah disiapkan panitia.

Kedatangan para pemudik ini merupakan bagian dari program “Sareng-Sareng Balik Kampung”, hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kudus bersama Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK) serta sejumlah stakeholder sebagai bentuk kepedulian terhadap warga perantauan.

Suasana haru dan bahagia terlihat saat para pemudik turun dari bus. Beberapa di antaranya bahkan langsung disambut keluarga yang telah menunggu di sekitar pendapa.

Selain keluarga, kedatangan mereka disambut hangat oleh Bupati Kudus Samani Intakoris, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo serta kepala OPD.

Salah satu peserta mudik gratis, Tria Sena, mengaku sangat bersyukur bisa mengikuti program tersebut karena sangat membantu para perantau yang ingin pulang kampung namun terkendala biaya maupun keterbatasan tiket transportasi.

“Alhamdulillah sangat senang sekali, karena mudik gratis ini benar-benar difasilitasi dengan baik, jadi perjalanan terasa nyaman dan kami bisa istirahat dengan tenang di bus,” ujarnya.

Ia menceritakan selama perjalanan para peserta juga mendapatkan berbagai fasilitas, mulai dari tempat istirahat hingga konsumsi untuk berbuka puasa.

“Tadi juga sempat berhenti di rest area dan kami diberikan makanan untuk berbuka puasa. Alhamdulillah sekarang sudah sampai di Pendapa Kudus dengan selamat,” katanya.

Tria yang diketahui bekerja di Jakarta Pusat itu juga mengaku terakhir pulang ke Kudus pada tahun lalu dan sangat terbantu dengan adanya program tersebut.

“Terakhir pulang tahun kemarin. Saya kerja di Jakarta Pusat, jadi program seperti ini sangat membantu, apalagi kadang sulit mendapatkan tiket untuk pulang ke Kudus,” jelasnya.

Ia berharap program mudik gratis seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat perantauan.

“Harapannya ke depan semoga mudik gratis seperti ini tetap ada. Kami merasa sangat terbantu, terutama bagi warga Kudus yang kesulitan mendapatkan tiket atau transportasi untuk pulang,” paparnya.

Sareng-Sareng Balik Kampung, Ratusan Pemudik Gratis dari Jakarta Tiba di Kota Kretek
Suasana ekspresi bahagia pemudik saat tiba di kampung halaman melalui program mudik gratis pemerintah. Foto: Ihza Fajar/Kaifanews

Program mudik gratis ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan warganya dapat pulang kampung dengan aman, nyaman, serta mengurangi potensi kepadatan transportasi menjelang Lebaran.

“Semoga program mudik gratis seperti ini terus ada karena sangat membantu kami sebagai perantau untuk bisa pulang kampung,” tutupnya.

Disisi lain, Bupati Kudus Samani Intakoris menyambut langsung dengan hangat para pemudik yang tiba di Pendapa Kabupaten.

“Kegiatan ini tidak hanya berhenti pada satu kloter, melainkan akan berlanjut sesuai dengan kebutuhan dan antusiasme masyarakat Kudus yang berada di perantauan,” jelasnya.

Pihaknya mengatakan selain menyediakan transportasi, panitia juga memastikan kondisi kesehatan peserta serta kelengkapan perjalanan agar para pemudik bisa sampai dengan selamat di kampung halaman.

“Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak warga Kudus di luar daerah yang dapat merasakan kemudahan pulang kampung sekaligus mempererat tali silaturahmi bersama keluarga saat Hari Raya Idulfitri,” tandasnya.