KUDUS, Kaifanews – Rangkaian Apitan Sedekah Bumi Desa Undaan Kidul ditutup dengan Pagelaran Ketoprak Panji Anom lakon ‘Ratu Shima’, Kamis malam 23 April 2026 pukul 20.00 WIB di depan Balai Desa Undaan Kidul.
Ketoprak Panji Anom malam ini sengaja mengangkat lakon Ratu Shima, sosok pemimpin perempuan Kerajaan Kalingga yang dikenal tegas, adil, dan berwibawa. Pemilihan lakon tersebut dinilai relevan dengan kondisi Desa Undaan Kidul yang saat ini dipimpin Penjabat (Pj) Kepala Desa perempuan, Ibu Zuliati.
Bapak Ngatiran, panitia Apitan Sedekah Bumi Undaan Kidul, berharap pentas Ketoprak Panji Anom ini bisa menjadi tontonan sekaligus tuntunan bagi warga.
“Lakon Ratu Shima kami pilih karena Pj Kades kita sekarang seorang srikandi, Ibu Zuliati. Semoga lewat cerita ini, warga terhibur dan mendapat inspirasi tentang kepemimpinan perempuan yang baik, tegas, tapi tetap mengayomi,” ujarnya, Kamis sore 23 April 2026.
Ketoprak Panji Anom dikenal dengan garapan yang komunikatif dan dekat dengan masyarakat. Dengan lakon ‘Ratu Shima’, grup ketoprak asal Kudus ini diharapkan mampu menyuguhkan hiburan yang segar namun sarat pesan. Gamelan, busana, dan dialog khas Panji Anom dipastikan akan membuat penonton betah hingga akhir cerita.
Rangkaian Apitan Sedekah Bumi Undaan Kidul sendiri sudah berlangsung sejak Rabu 22 April 2026 dengan Karnaval Kirab Budaya. Kamis siang tadi digelar Pagelaran Wayang Kulit pukul 10.00 WIB, dan malam ini giliran Ketoprak Panji Anom sebagai penutup.
Warga diimbau hadir langsung ke depan Balai Desa untuk menyaksikan puncak Apitan.
“Semoga penonton senang, terhibur, dan pulang membawa semangat Ratu Shima. Bahwa perempuan juga bisa memimpin dengan bijak,” pungkasnya. (*)

Scroll Untuk Lanjut Membaca