JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak ke Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta Barat, pada Selasa (17/2), guna memastikan kesiapan infrastruktur dan rantai distribusi program makan bergizi gratis yang menjadi prioritas utama pemerintahannya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kunjungan langsung ini dilakukan untuk meninjau fasilitas dapur umum, standar higienitas, hingga kelayakan menu nutrisi yang akan didistribusikan kepada ribuan anak sekolah dan kelompok rentan di wilayah ibu kota.

Dengan melibatkan institusi Polri sebagai salah satu motor penggerak logistik, Presiden ingin menjamin bahwa program strategis ini tidak hanya tepat sasaran secara kuantitas, tetapi juga memenuhi standar kesehatan tertinggi demi mencetak generasi unggul yang siap membawa Indonesia melompat menjadi kekuatan ekonomi dunia pada 2045.

Dalam inspeksi tersebut, Presiden Prabowo memeriksa secara detail setiap sudut dapur, mulai dari proses penyimpanan bahan baku hingga pengemasan akhir. Ia menegaskan bahwa kualitas makanan yang sampai ke tangan anak-anak harus menjadi prioritas nomor satu bagi seluruh petugas di lapangan.

“Saya datang ke sini untuk memastikan bahwa dapur-dapur kita siap, bersih, dan mampu menghasilkan makanan berkualitas tinggi bagi anak-anak kita. Ini adalah tugas suci, jangan ada main-main dengan urusan perut rakyat dan masa depan anak bangsa,” ujar Presiden Prabowo Subianto di lokasi.

Presiden juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas pasokan bahan baku dari petani lokal. Menurutnya, SPPG Polri harus menjadi contoh bagi satuan layanan pangan lainnya di seluruh Indonesia dalam hal kedisiplinan dan efisiensi operasional.

“Kita libatkan Polri karena mereka memiliki jaringan hingga ke tingkat akar rumput dan disiplin yang tinggi. Saya ingin model pelayanan gizi di Palmerah ini bisa direplikasi di seluruh daerah dengan standar yang sama ketatnya,” tegas Kepala Negara.

Selain memantau fasilitas fisik, Presiden menyempatkan diri berdiskusi dengan para ahli gizi yang bertugas menyusun komposisi menu harian. Ia meminta agar variasi makanan tetap dijaga agar anak-anak tidak merasa bosan namun tetap mendapatkan asupan protein dan vitamin yang optimal.

“Setiap kalori dan protein yang kita berikan adalah investasi untuk kecerdasan bangsa; kalau manajemen di sini sudah bagus, maka kepercayaan rakyat pada program pemerintah akan semakin kuat,” lanjut Prabowo saat berdialog dengan petugas dapur.

Kunjungan ini diakhiri dengan peninjauan armada distribusi yang akan mengantarkan makanan ke sekolah-sekolah di sekitar wilayah Jakarta Barat. Presiden meminta agar ketepatan waktu pengiriman menjadi perhatian serius agar jadwal makan anak-anak tidak terganggu oleh kendala logistik di jalan raya.