KUDUS, Kaifanews — Suasana Ramadan di Desa Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, terasa hangat dan penuh kebersamaan. Momentum bulan suci dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui kegiatan sosial berupa pembagian takjil, syukuran rampungnya pembangunan koperasi desa, hingga buka puasa bersama.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan tersebut digelar di kawasan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidorekso, Kamis (5/3/2026) sore, dengan dihadiri langsung Komandan Distrik Militer (Dandim) 0722/Kudus Yuusufa Allan Andriasie. Acara berlangsung mulai pukul 16.30 hingga menjelang waktu berbuka puasa dan diikuti sekitar 150 peserta dari unsur TNI, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Koramil Kaliwungu di bawah jajaran Kodim 0722/Kudus dengan penanggung jawab Danramil Kaliwungu Kapten Cba Adi Agung Prakosa.

Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan Kecamatan Kaliwungu, anggota Polsek Kaliwungu, perangkat Desa Sidorekso, pengurus KDMP, anggota Persit, Karang Taruna, hingga warga sekitar.

Menjelang waktu berbuka puasa, tepatnya sekitar pukul 17.15 WIB, ratusan paket takjil dibagikan kepada masyarakat dan para pengendara yang melintas di jalur utama Kudus–Jepara, tepat di depan lokasi koperasi desa.

Sebanyak 500 paket makanan ringan dan minuman dibagikan kepada warga yang melintas maupun masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan Ramadan.

Komandan Distrik Militer 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie menyampaikan bahwa pembangunan Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.

“Program KDMP ini merupakan upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Kami dari Kodim mendapat tugas untuk mengawal program ini agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dandim 0722/Kudus, Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie, memperkenalkan kendaraan taktis (Rantis) Maung kepada warga Desa Sidorekso saat menghadiri syukuran Koperasi Desa Merah Putih, Kamis (5/3/2026). Foto: Ihza Fajar/Kaifanews

Ia berharap keberadaan koperasi tersebut dapat menjadi penggerak ekonomi warga Desa Sidorekso dan sekitarnya.

“Harapannya koperasi ini benar-benar menjadi wadah ekonomi masyarakat desa. Dengan adanya koperasi, kegiatan ekonomi warga bisa lebih berkembang dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” jelasnya.

Menurutnya, meskipun saat ini koperasi masih menunggu distribusi peralatan operasional, kawasan pelataran yang telah selesai dibangun tetap dapat dimanfaatkan sementara untuk berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.

“Selama menunggu kelengkapan fasilitas koperasi, area ini bisa dimanfaatkan terlebih dahulu untuk kegiatan ekonomi warga agar tetap produktif,” katanya.

Selain pembagian takjil, kegiatan juga dirangkaikan dengan syukuran atas rampungnya pembangunan koperasi serta buka puasa bersama yang dihadiri berbagai unsur masyarakat. Menu tradisional seperti sate kambing, gulai kambing, hingga ingkung ayam turut disajikan dalam kebersamaan tersebut.

Suasana semakin meriah ketika Dandim memperkenalkan kendaraan taktis Maung produksi industri pertahanan nasional kepada masyarakat. Kendaraan tersebut bahkan sempat diuji coba langsung oleh Dandim bersama jajaran TNI.

Antusiasme warga terlihat saat mereka menyaksikan dari dekat kendaraan taktis tersebut. Beberapa warga bahkan turut mencoba menaiki kendaraan yang dikenal sebagai salah satu produk unggulan industri pertahanan dalam negeri itu.

Dandim menegaskan bahwa pengenalan kendaraan Maung kepada masyarakat juga bertujuan menumbuhkan kebanggaan terhadap produk dalam negeri.

“Kita harus bangga dengan produk anak bangsa. Kendaraan Maung ini merupakan karya industri pertahanan nasional dan menjadi bukti bahwa Indonesia mampu memproduksi kendaraan taktis sendiri,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sidorekso Moch Arifin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan koperasi desa tersebut.

Ia berharap keberadaan koperasi dapat menjadi salah satu pilar penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Harapannya koperasi ini bisa menjadi sarana bagi masyarakat untuk meningkatkan kegiatan ekonomi dan kesejahteraan warga,” katanya.

Arifin menambahkan bahwa saat ini pemerintah desa masih menunggu petunjuk teknis terkait operasional koperasi. Namun demikian, proses penjaringan calon anggota sudah mulai dilakukan sebagai langkah awal persiapan.

“Setelah regulasi dan petunjuk teknis turun, kami siap menjalankan koperasi ini sesuai ketentuan yang berlaku agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” tandasnya.